Waspada Penyebaran Virus DBD  dengan 3 M Plus
Keterangan Gambar :

Waspada Penyebaran Virus DBD dengan 3 M Plus

51 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari menghimbau warga Kota Kendari untuk waspada terhadap penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD), khususnya di wilayah yang padat penduduk.

Kepaala Dinkes Kota Kendari, Rahmaningrum menyatakan warga yang bermukim di lingkungan pemukiman padat saat ada 11 kecamatan di Kendari sangat rawan tertular penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Terutama di daerah padat, di pusat Kota Kendari, Mandonga, Kambu, dan kecamatan lainnya semua wilayah ini potensial terkena wabah DBD yang ditularkan oleh endemik nyamuk Aedes Aegyipti betina,” ujar Rahmi kepada Radarsultra usai menghadiri pengukuhan petugas kecamatan sehat diruang pola Kantor Walikota Kendari, Selasa (31/1/2017)

Untuk itu Rahminingrun menghimbau sebagai bentuk kewaspadaan dini di tengah musim pancaroba agar masyarakat berperan serta mencegah penyebaran virus DBD melalui metode 3 M plus (menguras, menutup, dan mengubur).

“Tidak susah untuk menerapkan 3 M plus, semua masyarakat bisa lakukan metode 3 M, membersihkan semua tempat nyamuk bersarang, penggunaan lotion anti nyamuk, dan kelambu jarring,” imbuhnya.

Upaya pencegahan dari Dinkes Kendari juga di maksimalkan dengan melakukan sosialisikan pemusnahan endemic DBD lewat pembagian Bubuk abate (pembasmi jentik nyamuk penular DBD), metode fogging focus di beberapa wilayah pemukiman padat termasuk wilayah Mandonga, Wua-wua, Kambu, Puwatu, anduonohu, dan 6 kecamatan lainnya.

“Apalagi saat ini intensitas curah hujan dan musim yang tidak menentu, Endemik DBD semakin potensial berkembang biak, karena itu peran serta masyarakat, pemerintah dan stekholder medis terkait harus sigap melakukan upaya pencegahan sebelum menimbulkan resiko kematian,” tandasnya

Untuk diketahui, nyamuk Aedes aegypti merupakan pembawa virus dari penyakit deman berdarah. Cara penyebarannya melalui nyamuk yang menggigit seseorang yang sudah terinfeksi virus demam berdarah. Virus ini akan terbawa dalam kelenjar ludah si nyamuk.

Kemudian nyamuk ini menggigit orang sehat. Bersamaan dengan terhisapnya darah dari orang yang sehat, virus DBD juga berpindah ke orang tersebut dan menyebabkan orang sehat tadi terinfeksi. Masa inkubasi (masa dimana virus berkembangbiak hingga menimbulkan gejala) yakni 3 sampai 8 hari setelah virus masuk kedalam tubuh. ( C )

About author

Alifiandra Lala

Reporters. Graduated from faculty of science admnstrasi, Haluoleo University, Southeast Sulawesi. Stay on city of Kendari, Southeast Sulawesi. Street in Supu Yusuf 2. I love traveling, writing, poetry and singing. I am very pleased to have the opportunity to work in radarsultra.co.id. Thank you for the trust and the opportunity that has been given.