Wanita Asal Bugis Tolaki ini memudahkan Maharnya Hanya Rp 25 Ribu
Keterangan Gambar :

Wanita Asal Bugis Tolaki ini memudahkan Maharnya Hanya Rp 25 Ribu

635 views
2

RadarSultra.co.id – Armila (24) wanita keturunan bugis dan tolaki ini memudahkan maharnya dengan seperangkat alat shalat dan uang tunai Rp 25 ribu untuk dinikahi kekasih pujaan hatinya.

Sungguh mengharukan acara pernikahan Arzam , pemuda yang menikahi Armila ini. Acara pernikahan Nampak sangat sederhana,  para tamu undangan hanya disuguhkan dengan hidangan alakadarnya teh dan gorengan. Berbeda dengan acara pernikahan pada umumnya, banyak seserahan, ribuan undangan dan hidangan lezat dengan bermacam-macam pilihan.

Menurut Imam yang menikahkan pasangan pengantin tersebut, pihak keluarga mempelai wanita merestui dan tidak mempersulit mahar untuk pernikahan mereka.

“pihak keluarga perempuan merestui kedua mempelai dan tidak mempersulit dengan persyaratan mahar yang mahal sebab yang paling penting bagi mereka adalah memberikan doa restu karena restu orang tua adalah ridho Allah,” kata Imam sekaligus wali yang menikahkan pengantin, Muhsin saat ditemui di kediamannya di Desa Lameuru, Kecamatan Ranomeeto Barat, Sabtu (3/9).

“Mahar pernikahan dalam islam Mahar atau mas kawin merupakan salah satu syarat sah dalam perkawinan. Rasulullah sendiri selalu menanyakan pada para sahabatnya mengenai apa yang akan seorang mempelai pria berikan kepada calon istrinya sebagai mahar,” tambahnya.

Mahar, lanjut dia, juga dibayarkan sebagai tanda pengganti sebuah cinta suci. Oleh sebab itu, pemberian mahar juga harus dengan ikhlas dan tulus serta benar-benar diniatkan untuk kemuliaan seorang wanita sebagaimana disebutkan dalam Al Quran Surah Annisa ayat 4, mahar nantinya diberikan kepada istri menjadi hak istri sepenuhnya.

“Berikanlah mahar atau mas kawin pada wanita yang kamu nikahi sebagai sebuah pemberian dengan penuh kerelaan, Quran surah An-Nisaa ayat empat,’’ paparnya.

“Dalam praktiknya, sebenarnya tidak ada sebuah batasan khusus  tentang besaran mahar dalam pernikahan islam dan dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim menjelaskan, seandainya seseorang tidak memiliki mahar, maka ia boleh membayar dengan mengajarkan ayat Al-Quran yang dihafalnya,’’ pungkasnya.

About author

andi nur aisyah

My nickname icha, i was born on October 21, 1990