Wali Kota Kendari Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Empat Ahli Waris.
Keterangan Gambar : Penyerahan Klaim Asuransi oleh Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir, SE., ME., kepada perwakilan 4 ahli waris.

Wali Kota Kendari Serahkan Santunan Jaminan Kematian Kepada Empat Ahli Waris.

22 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir, bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Sulawesi Tenggara (Sultra) berikan santunan jaminan kematian kepada empat ahli waris di Kendari.

Ketgam: Penyerahan Klaim Asuransi oleh Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir, SE., ME., kepada perwakilan 4 ahli waris.

Penyerahan jaminan santunan kematian diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir setelah pelaksanaan upacara HUT RI ke 75 di Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Kendari, Senin, (17/08/2020).

Keempat ahli waris yang menerima santunan tersebut merupakan anggota dari Gugus Tugas Covid-19 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kendari.

Sulkarnain mengatakan, pemberian santunan ini merupakan bentuk komitmen untuk melindungi seluruh pekerja lingkup Pemkot Kendari melalui jaminan santunan kematian BPJamsostek.

“Untuk itu kami terus mendorong dan mendata siapa saja yang belum terproteksi dari resiko-resiko kerja agar dapat terlindungi oleh manfaat BPJamsostek,” katanya.

Kepala BPJamsostek Sultra, Muhyiddin Dj mengungkapkan, pihaknya mengapresiasi Pemkot Kendari yang sadar akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakatnya.

“Kami harap Kota Kendari dapat menjadi contoh bagi kota ataupun kabupaten lain yang ada di Sultra dalam hal implementasi jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Adapun total jumlah santunan yang diberikan kepada keempat ahli waris tersebut sebesar Rp. 168 juta.

Untuk diketahui, saat ini petugas Gugus Tugas Covid-19 Kendari yang terdaftar dalam program BPJamsostek adalah sebanyak 5695 orang, mulai dari tingkat RT sampai kecamatan, sedangkan Satpol PP yang telah didaftarkan dalam program tersebut berjumlah 359 orang.