Wali Kota Kendari Pastikan Insentif Nakes Penanganan Covid-19 Tetap Dibayarkan
Keterangan Gambar : Walikota Kendari, H. Sulkarnain K, SE.,ME

Wali Kota Kendari Pastikan Insentif Nakes Penanganan Covid-19 Tetap Dibayarkan

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari telah mengalokasikan bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun ini untuk insentif para Tenaga Kesehatan (Nakes), Senin, (05/07/2021).

Ratusan Siswa di Kendari Terima Beasiswa dari Wali Kota Kendari

Terkait hal tersebut, Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir memastikan bahwa seluruh nakes khususnya yang terlibat dalam upaya percepatan penanganan Covid-19 tetap mendapatkan insentifnya.

Kami tetap mengupayakan pembayarannya ada sedikit kendala karena kemarin pembiayaannya ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat (Kemenkes) maka dari itu, untuk kelancarannya sebagian kita atasi melalui APBD,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, drg.Rahminingrum juga mengungkapkan, bahwa nakes yang bertugas dalam tim percepatan penanganan wabah Covid-19 di Kota Kendari tetap akan mendapatkan upah yang layak tanpa ada pemotongan.

Masa Pandemi, Pemkot Kendari Prioritaskan Sektor Pendidikan dan Kesehatan

Hal tersebut berdasarkan pada Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/MENKES/4239/2021 tentang pemberian insentif dan santunan kematian bagi tenaga kesehatan yang menangani Covid-19. Insentif nakes hanya bisa diberikan kepada 20 orang per masing-masing puskesmas di Kota Kendari ditambah sekira 27 nakes di RSUD Kendari. Sehingga, jumlah usulan yang diajukan tidak bisa diakomodasi semua.

Insentif nakes tidak serta merta meluncur dari pusat ke puskesmas begitu saja. Pasalnya, dana yang disalurkan bersumber dari APBN itu harus melalui banyak tahapan verifikasi baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten/kota,” ungkap Rahminingrum.