Usai Pelantikan, DPRD Sultra Tandatangani Rekomendasi Pengusutan Kasus Randi dan Yusuf ke DPR RI
Keterangan Gambar :

Usai Pelantikan, DPRD Sultra Tandatangani Rekomendasi Pengusutan Kasus Randi dan Yusuf ke DPR RI

350 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Sesaat setelah pelantikan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tenggara Sultra langsung menandatangani pernyataan sikap yang dibawa oleh ratusan mahasiswa Teknik Universitas Halu Oleo (UHO) yang menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) di depan Gedung DPRD Sultra.

Penandatanganan tersebut merupakan bentuk rekomendasi DPRD Sultra yang akan diteruskan ke DPR RI atas tuntutan mahasiswa teknik UHO terkait pengusutan kasus penembakan dan kekerasan yang menewaskan Randi dan Muhammad Yusuf Kardawi pada 26 September 2019 lalu.

Dalam orasinya, masa aksi menekankan dua poin penting yang diajukan ke DPRD Sultra untuk direkomendasikan ke DPR RI yaitu meminta DPR RI untuk mendesak Mabes Polri agar proses penyelesaian kasus pembunuhan 26 September 2019 dipercepat dan dilakukan secara terbuka, masa aksi juga meminta Kapolri untuk mencopot Kapolres Kendari karena diduga tidak mampu membina anggotanya dalam melakukan pengamanan Unras.

Menanggapi hal tersebut, ketua sementara DPRD Sultra, Abdul Rahman Saleh mengatakan, pasca peristiwa berdarah 26 September 2019, DPRD Sultra sudah beberapa kali menandatangani komitmen-komitmen serupa sebagai bentuk kepedulian dan keseriusan DPRD Sultra untuk mengkawal kasus penembakan dan kekerasan yang menewaskan dua mahasiswa UHO itu.

“Sebelum anda yang datang aksi disini, saya sudah beberapa kali menandatangani komitmen-komitmen yang ada,” kata Abdul Rahman Saleh yang turun langsung di tengah-tengah masa aksi, Senin, (07/10/2019).

Senada dengan pernyataan Abdul Rahman Saleh, wakil ketua sementara DPRD Sultra, Endang, SA mengatakan pihaknya akan terus memperjuangkan keadilan bagi Almarhum Randi dan Yusuf.

“Saudara-saudara tidak berjuang sendiri, InshaAllah kami akan pastikan tragedi yang tidak kita harapkan melanda Randi dan Yusuf almarhum betul-betul terselesaikan dan memberi keadilan kepada kita semua,” ungkap Endang.

Penandatanganan rekomendasi tersebut dilakukan oleh Ketua sementara DPRD Sultra, Abdul Rahman Saleh, wakil ketua sementara DPRD Sultra, Endang, SA, Nursalam Lada, dan Riki, anggota DPRD Sultra yang juga alumni fakultas Teknik UHO yang disaksikan oleh 6 (enam) anggota DPRD Sultra lainnya beserta ratusan mahasiswa Teknik yang menggelar aksi unjuk rasa.