TNI Bertani Demi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Upsus Pajale dan Siwab
Keterangan Gambar :

TNI Bertani Demi Wujudkan Ketahanan Pangan Melalui Upsus Pajale dan Siwab

79 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Keterlibatan TNI dalam mewujudkan ketahanan pangan di Indonesia khususnya di Sultra dengan terjun langsung bersama petani menanam padi jagung kedelai (pajale) dan bersama peternak melakukan inseminase buatan (IB) atau kawin suntik pada sapi sehingga program sapi indukan wajib bunting (siwab) dapat terwujud.

“Pajale merupakan komoditas paling penting dan paling sering di impor, termasuk daging sapi sehingga Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman membuat upaya khusus (upsus) dan menetapkan daerah Sultra sebagai daerah sentra penanaman pajale dan siwab,” ungkap Pangdam VII Wirabuana Mayjen TNI Agus Surya Bakti usai rapat koordinasi Ketahanan Pangan Tingkat Provinsi Sultra, di Hotel Clarion Kendari, Jumat (13/1/2017).

Untuk mewujudkan Sultra sebagai sentra pangan nasional, Mentan menaikkan anggaran Sultra sebesar 200 persen dari 300 Miliar menjadi 800 Miliar untuk sektor pertanian.

Lebih lanjut Pangdam VII Wirabuana mengatakan TNI bertugas membantu pemerintah untuk membantu masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

“Kami siap membantu pemerintah pada sektor pertanian untuk mewujudkan upsus Pajale dan Siwab demi mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan, para babinsa dan ppl dilatih untuk meningkatkan luas tanam lahan. TNI juga membantu Menpan melakukan pengawalan dan pendampingan,” kata Agus.

Ditempat yang sama, Menpan RI mengatakan telah mendapat penghargaan setya lencana dari Presiden Rl.
“Terimakasih kepada masyarakat Sultra karna telah berhasil meningkatkan produksi pangan strategis, produksi komoditas unggulan peternakan, produksi komoditas unggulan perkebunan, ekspor impor dan kesejahteraan petani dan ini adalah prestasi yang sangat luar biasa dalam kurun waktu dua tahun,” kata Amran Sulaiman.

About author