TKA Masuk, Serapan Tenaga Kerja Lokal PT. VDNI Dan PT. OSS di Sultra Meningkat
Keterangan Gambar : Proses perekrutan tenaga kerja lokal oleh PT. VDNI dan PT. OSS

TKA Masuk, Serapan Tenaga Kerja Lokal PT. VDNI Dan PT. OSS di Sultra Meningkat

80 views
0

Konawe, Radarsultra.co.id – Masuknya gelombang pertama Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu rupanya memberi dampak positif bagi masyarakat lokal.

Ketgam : Proses perekrutan tenaga kerja lokal oleh PT. VDNI dan PT. OSS

Pasalnya, setelah kedatangan tersebut, PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI ) dan PT Obsidian Stainless Stell (OSS) langsung menyerap sebanyak 950 pekerja lokal untuk mendukung pekerjaan para TKA yang merupakan tenaga ahli.

Departement Human Resources (HR) PT VDNI, Arya mengungkapkan, ratusan pekerja lokal tersebut akan bekerja bersama para TKA yang baru saja tiba di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra) beberapa waktu lalu sebagai tenaga ahli juga bertujuan untuk mendukung pembangunan pabrik yang sedang dilakukan saat ini.

Kedatanganan para TKA tersebut untuk mengejar keterlambatan pembangunan Mega Industry Project Factory Building Construction Smelter Feronickel dan Stainless pasca Covid-19, mereka merupakan tenaga ahli dibidang Project Construction and Equipment Smelter,” ujarnya, Sabtu, (27/06/2020).

Arya menjelaskan, untuk karyawan baru saat ini yang dibutuhkan berjumlah 200 orang terdiri dari crew produksi, construction, dan helper, yang minimal memiliki jenjang SMA sederajat dan akan mengikuti masa trainning, 30 operator excavator, 30 operator whell louder bersertifikat SIO, 30 welder iron design plate bersetifikat dan 10 laboraturium chemical production jurusan teknik kimia.

Selain itu pihaknya akan melakukan proses perekrutan sebanyak 250 driver dump truck, 100 crew workshop maintanance preparation, 320 crew material suspension, produksi dan laboraturium sampel,” jelasnya

Saat ini 156 TKA yang baru tiba sedang dikarantina selama 14 hari dan belum bisa melakukan aktifitas, dan sambil menunggu masa karantina, pihak perusahaan merekrut sekitar 950 pekerja lokal, yang sekarang sedang dalam proses perekrutan.