Tingkatkan Pengetahuan K13, Kemenang Kendari Gelar Bimtek Guru PA se – Sultra
Keterangan Gambar :

Tingkatkan Pengetahuan K13, Kemenang Kendari Gelar Bimtek Guru PA se – Sultra

57 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Kementerian Agama Kota Kendari dalam meningkatkan pengetahuan dan skill mengenai penerapan kurikulum 2013, menggelar Bimbingan Teknis (BIMTEK) pada guru pendidikan agama se – Sultra.

“Tujuan adanya Bimtek ini untuk memberikan penguatan dan pemahaman mengenai pelaksanaan K2013. Dan meningkatkan pengetahuan skill serta kemampuan dalam penerapannya,” ungkap Ketua Panitia Budi Purnama dalam sambutannya, Rabu (12/4/2017).

Budi mengatakan banyak yang belum memberlakukan dan memahami tentang K13. Padahal sebenarnya kurikulum 2013 sudah lama di berlakukan. Namun antar kabupaten/kota ada yang melaksanakan dan ada juga yang tidak.

“Sehingga kebijakan Pemerintah untuk 2017, semua sekolah sudah menggunakan 2013. Khusus untuk pendidikan agama di tangani Kementerian Agama, sementara selain agama di tangani oleh Diknas Pendidikan,” katanya.

Sementara untuk kegiatan ini, diikuti oleh 170 orang peserta yang merupakan guru-guru agama se – Sultra dari tingkat MTsN/SMP dan SMA/MA/SMK serta 17 pengawas yang mewakili 17 kabupaten masing-masing.

Ia menambahkan bahwa, adapun yang menjadi kendala sebagian daerah belum memberlakukannya kurikulum 2013 di pengaruhi beberapa faktor.

“Faktor pertama yaitu sarana buku, kemudian banyaknya guru yang belum pernah dibina mengenai K2013. Sehingga ketika mereka mengajar belum memahaminya maka susah, sebab penilaiannya berbeda,” tambahnya.

Perbedaan kurikulum 2013 dan 2006 yaitu K2006 penilaiannya langsung dari teorinya, sedangkan K2013 penekananan pada sikap.

“Perkembangan dan keputusannya tersebut juga tergantung dari kepala sekolah dan gurunya. Jika mereka ingin menerapkan sudah bisa, hanya tergantung dari mereka,” ujarnya.

Jadi semua peserta yang mengikuti bimtek ini harus menerapkan K2013. Adapun ternyata belum menerapkan akan terus di bina.

“Kalau belum menerapkan setelah bimtek ini, maka akan di bina lagi 1 sampai 3 kali dulu. Jika belum menerapkan maka, diberikan teguran. Adapun penerapannya akan dikawali terus, dan di bantu. Kalau ada kesalahan, ada pengawas pendidikan,” jelasnya dan menambahkan 2017 semua daerah sudah menerapkan K2013. (C )

About author