Tingkatkan Minat Baca Pelajar, Walikota Kendari Hadirkan Aplikasi E-Library
Keterangan Gambar : Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir meluncurkan aplikasi E-Library

Tingkatkan Minat Baca Pelajar, Walikota Kendari Hadirkan Aplikasi E-Library

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kota Kendari khususnya pelajar, Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir meluncurkan aplikasi E-Library.

Bertempat di gedung perpustakaan SMPN 1 Kendari, Walikota Kendari memperkenalkan aplikasi perpustakaan digital untuk jenjang SD dan SMP se-Kota Kendari.

Ketgam: Walikota Kendari, Sulkarnain Kadir meluncurkan aplikasi E-Library

Peluncuran E-Library itu juga disaksikan oleh kepala sekolah se-Kota Kendari secara daring.

Sebagaimana dikutip Radarsultra.co.id dari laman resmi pemerintah kota Kendari, Rabu, 15/09/2021, Wali Kota Kendari mengatakan, dalam kondisi pandemik saat ini, masyarakat dituntut melek teknologi, di mana proses belajar mengajar lebih banyak menggunakan media digital.

Ini sudah menjadi tuntutan situasi saat ini. Pandemi telah mengajarkan kita, mau tidak mau harus bisa beradaptasi dengan teknologi, kita tidak bisa menghindar. Karena banyak hal yang harus diselesaikan dengan sarana teknologi, termasuk proses belajar mengajar,” katanya.

Maka perpustakaan ini” Lanjut Walikota, “menjadi penting buat perkembangan kapasitas dan kemampuan literasi anak-anak kita,” lanjutnya.

Sulkarnain juga berharap, para guru dan orang tua murid agar melatih anak-anaknya untuk menulis, dengan tujuan menyampaikan gagasannya dengan cara yang baik dan benar.

Saya kira tidak keliru jika anak kita dilatih untuk menulis, kalau kita jarang membaca pasti sulit untuk mengungkapkannya dalam bahasa tulis.

Dia meminta hasil karya tulisan para siswa agar diterbitkan dalam perpustakaan digital tersebut.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Makmur melaporkan, saat ini sudah tercatat 19 SMP Negeri dan 88 SD Negeri se-Kota Kendari yang melakukan registrasi menjadi anggota perpustakaan digital ini.

Peserta didik cukup menjadi anggota dari perpustakaan digital ini maka peserta didik bisa mengakses seluruh buku-buku digital yang tersedia” Ujar Makmur