Tim Gabungan Pemkot Kendari Sosialisasikan Perwali Prokes Covid-19
Keterangan Gambar : Tim gabungan Pemkot Kendari melaksanakan sosialisasi Perwali No. 47 Tahun 2020.di masa pandemi Covid-19 di Kota Kendari.

Tim Gabungan Pemkot Kendari Sosialisasikan Perwali Prokes Covid-19

51 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Tim gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Komano Distrik Militer (Kodim) 1417 Kendari dan Polres Kota Kendari melakukan sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) Kendari tentang pemberlakuan protokol kesehatan (prokes) dimasa pandemi Covid-19 di Kota Kendari.

Ketgam: Tim gabungan Pemkot Kendari melaksanakan sosialisasi Perwali No. 47 Tahun 2020.di masa pandemi Covid-19 di Kota Kendari.

Sosialisasi tahap pertama Perwali Nomor 47 Tahun 2020, tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Kota Kendari, Sosialisasi ini dilakukan dibeberapa titik yaitu Eks. MTQ, Kendari Beace, Taman Kali Kadia dan Jembatan Kuning Kecamatan Abeli Kota Kendari dimana dalam sosialisasi tersebut melibatkan hingga ratusan personel gabungan.

Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Kendari, Amir Hasan mengatakan, selama seminggu kedepan, tim gabungan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Kota Kendari terkait perwali prokes Covid-19 ini, dimana kedepannya akan di tindakan tegas sesuai sanksi yang tertuang dalam perwali yang disosialisasikan.

Kita menegakkan perdanya didukung dangan tim dari TNI-Polri serta pihak terkait lainnya,” ujarnya saat ditemui di Eks. MTQ, Kamis, (03/09/2020).

Adapun beberapa poin penting yang menjadi isi dalam sosialisasi tersebut mulai dari mewajibkan masyarakat memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, mentaati ketentuan jam malam dalam Perwali dan surat edaran Wali Kota Kendari.

Sementara itu, salah seorang pedagang di Eks. MTQ, Hasan Al Bani (32) mengaku sejak dikeluarkannya edaran terkait Perwali tersebut, dirinya dan para pedagang lainnya di Eks. MTQ telah mulai melaksanakan aturan tersebut termasuk menerapkan aturan prokes Covid-19 seperti mengatur jarak dan menyiapkan tempat mencuci tangan.

Kami siap menerima perwali ini, namun kami minta pak Wali Kota memparhatikan nasib kami juga, sebab dengan perwali ini pendapatan kami turun drastis bahkan sudah ada yang melakukan PHK kepada beberapa karyawannya,” katanya.