Terjadi Pungli di Tracking Mangrove Lahundape
Keterangan Gambar :

Terjadi Pungli di Tracking Mangrove Lahundape

243 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pungutan liar (Pungli) yang terjadi di lokasi Tracking Mengrove Lahundape oleh Pemerintah Kota Kendari sudah mendapat perhatian dari Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal tersebut dikatakan oleh Kepala ORI perwakilan Sultra, Aksa,  Senin (2/6/2017),  Ia mengatakan, dengan adanya pungli yang berupa pemungutan jasa parkir di aset milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sultra tidak memiliki dasar hukum yang jelas sehingga tidak bisa dilakukan pemungutan tanpa seizin Pemrpov Sultra.

“Tracking Mangrove Lahundape masih masuk dalam pengelolaan dan pengawasan provinsi karena belum sepenuhnya diserahkan kepada Pemerintah Kota Kendari, jadi wajar kalau itu disebut pungli,” katanya.

Didalam ketentuan yang berlaku, pungutan atau retribusi bisa saja dilakukan jika penyerahan aset sudah sepenuhnya diserahkan, jika belum maka pemerintah yang bersangkutan tidak dibenarkan untuk melakukan pungutan dalam bentuk apapun.

Ia juga menegaskan jika pihaknya akan melakukan pengecekan langsung ke lapangan dalam waktu dekat, kemudian akan berkoordinasi dengan tim Saber Pungli Provinsi Sultra untuk mengambil tindakan tegas terhadap mereka yang telah melakukan pungli tersebut.

“Kita akan turun langsung kelokasi untuk mengecek lebih jelas lagi gimana kejadiannya di lapangan,” tutupnya. ( C )

About author