Temukan Dompet di Jalan, Pasutri di Kendari Habiskan Isi ATM Pemilik Dompet
Keterangan Gambar :

Temukan Dompet di Jalan, Pasutri di Kendari Habiskan Isi ATM Pemilik Dompet

4176 views
2

Kendari, Radarsultra.co.id – Pasangan suami istri (Pasutri) DI (30) dan AY (23) harus menelan pahit setelah ditangkap pihak Kepolisian Resor (Polres) Kendari pada Senin malam (02/12/2019) lalu.

Barang Bukti yang berhasil diaman oleh pihah kepolosian

DI dan AY ditangkap di Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan saat sedang berkemas untuk pindah rumah dari kontrakan ke rumah orangtuanya.

Keduanya ditangkap karena secara bersama-sama telah menguras isi tabungan HR (30) yang dompetnya terjatuh dan ditemukan oleh pasutri ini di Jalan A.H Nasution, Kelurahan Kambu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari pada 11 Oktober 2019 lalu.

Di dalam dompet tersebut terdapat kartu ATM, dan KTP milik korban. Bukannya mengembalikan dompet kepada pemiliknya, Pasutri yang baru tiga bulan menikah ini malah menguras isi tabungan milik korban.

Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Kendari, AKP. Sofwan Rosyidi mengungkapkan, uang yang diambil dari tabungan korban digunakan untuk membeli beberapa gram emas dan dua unit Handphone (HP).

Uang tersebut digunakan untuk membeli Handphone dan perhiasan. Adapun bukti yang berhasil kami amankan diantaranya, sebuah dompet, 1 (satu) unit handphone merk Vivo Y17,  1 (satu) unit handphone merk Vivo Z1pro, 2 (dua) buah cincin emas, 1 (satu) buah kalung emas, dan 1 (satu) rangkap foto copy rekening korban,” ungkap AKP. Sofwan RosyDidi saat ditemui di Mapolres Kendari, Selasa, (03/12/2019).

Pelaku berhasil membobol ATM milik korban dengan cara memasukan nomor PIN ATM sesuai tanggal lahir yang tertera di KTP milik Korban, dan secara berangsur-angsur sejak 11 hingga 14 November, pelaku menguras isi tabungan milik korban.

Tersangka berusaha menggunakan kartu ATM tersebut dengan memasukan pin berdasarkan tanggal lahir yang ada di KTP korban dan ternyata berhasil. Karena berhasil akhirnya tersangka menggasak seluruh isi ATM tersebut. Setelah kami total-total, kerugiannya tidak terlalu jauh beda dengan jumlah uang yang ditarik saat itu, jumlah keseluruhannya sekitar 56 juta rupiah,” jelasnya.

Saat ini kedua tersangka sudah diamankan di Mapolres Kendari untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, dan atas perbuatannya, keduannya disangkakan Pasal pencurian dengan pemberatan, Pasal 363 Ayat (1) Ke – 4 KUHP. Dengan ancaman maksimal 7 (tujuh) tahun penjara.