Tahun 2017, Polda Sultra Tangani Ratusan Kasus Narkoba
Keterangan Gambar :

Tahun 2017, Polda Sultra Tangani Ratusan Kasus Narkoba

58 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Dalam kurun waktu Satu tahun (2017), Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Khususnya Direktorat Narkoba telah menangani sebanyak 165 kasus narkoba.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Narkoba (Dir Narkoba) Polda Sultra, Kombes Pol. Satria Adhi Permana, bahwa dari 165 kasus Narkoba, pihaknya telah berhasil mengamankan sebanyak 251 orang tersangka yang saat ini telah diserahkan kepada pihak Kejaksaan untuk diproses lebih lanjut.

“Direktorat narkoba dan jajaran dalam pengungkapan narkotika dan psikotropika di sultra selama kurun waktu 2017, Alhamdulillah kami sudah menangani 165 Laporan Polisi dengan jumlah tersangka yang sudah kita amankan dan sudah kita ajukan diserahkan kepada JPU berjumlah 251 orang,” ungkap Kombes Pol. Satria, Senin (18/12/17).

Dari 165 Laporan dan 251 tersangka Polda Sultra berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa Narkotika jenia shabu, ganja, pil ekstasi dan juga pohon ganja.

Dari keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan tersebut, Narkotika jenis shabu berhasil menempati peringkat pertama untuk jumlah terbanyak yaitu seberat 1,166 kilo gram (Kg)

“Semuanya kami sudah rekap, dari jumlah laporan tindak pidana yang kita tangani sebanyak 165 laporan dengan jumlah tersangka 251 orang dengan barang bukti yang kami dapatkan, yakni shabu dengan jumlah total 1 Kg 166 gram, ganja 544, 73 gram, kemudian ada pohon ganja yang berhasil kita amankan, dan juga ada beberapa butir pill ekstasi, itu pengungkapan narkotika dan psiko tropika,” paparnya

Menanggapi hasil pengungkapan tersebut, Dir Narkoba menghimbau kepada seluruh aparat pemerintah daerah agar bisa bekerja sama dan lebih giat lagi melakukan upaya pencegahah terhadap peredaran narkoba yang makin merajalela.

“Bersamaan dengan ini kami Direktorat narkoba Polda Sultra menghimbau kepada aparat pemerintah negara, mari kita bekerja sama untuk bagaimana melakukan langkah dalam upaya pencegahan baik peredaran pil PCC ataupun tramadol ilegal ataupun narkotika dan psiko tropika, kita bahu membahu untuk menyelamatkan generasi muda di Sultra,” himbaunya (B)