Tabrak Lari di Kendari, Korban Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku

Tabrak Lari di Kendari, Korban Bocah 8 Tahun Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Tabrak lari di kota Kendari mengakibatkan korban, bocah perempuan 8 tahun inisial NU meninggal dunia.

Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Kendari, Kombes Pol Muh Eka Faturrahman mengungkapkan, peristiwa naas tersebut terjadi pada Minggu, 14 Agustus 2022 sekitar pukul 14.00 Wita.

“Tepatnya di jalan Mayjen Soetoyo depan Kantor BAPPEDA Kota Kendari Kelurahan Watu-watu Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari,” ungkap Kombes Pol Muh Eka Faturrahman, Senin, 15 Agustus 2022.

Kapolres mengatakan, pihak kepolisian tengah mengidentifikasi ciri-ciri kendaraan yang terlibat dalam tabrak lari tersebut.

Ia mengatakan, dari pantauan CCTV dan temuan di lapangan, pelaku tabrak lari diduga mengendarai mobil mini bus warna putih diduga jenis Toyota Avanza.

Kronologi kejadian, diungkapkan Kapolres berawal dari pengemudi mobil mini bus yang bergerak dari arah Benu-benua (arah barat ke timur) dengan kecepatan tinggi.

“Sesampainya di jalan Mayjen Soetoyo depan Kantor BAPPEDA Kota Kendari Kelurahan Watu-watu, Kecamatan Kendari Barat, mobil tersebut lepas kendali lalu menabrak pejalan kaki yang berada dipinggir jalan,” jelas Eks Diri Narkoba Polda Sultra tersebut.

Akibatnya, korban yang diketahui adalah siswa kelas 1 Sekolah Dasar (SD) itu mengalami luka-luka hingga muntah darah.

“Korban mengalami luka lecet pada kepala bagian belakang, luka lecet pada pipi sebelah kiri, luka lecet pada lutut sebelah kanan, luka lecet pada siku kanan, muntah darah dan bengkak pada lengan kiri,” kata Kapolres.

Setelah kejadian tabrak lari, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Santa Anna untuk mendapatkan perawatan medis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia pada pukul 21.35 WITA di rumah sakit tersebut.

“Korban meninggal di RS Santa Anna sekitar jam 21.35 WITA dan sekarang sudah berada di rumah duka di jalan R Suprapto, Lorong Samaturu, Kelurahan Watulondo Puuwatu,” pungkasnya.*

 

Your email address will not be published. Required fields are marked *