Survei Belum Tentu Menjamin Kemenangan Salah Satu CAKADA Butur 2020
Keterangan Gambar : Alkadir Bedi, S.Pd. Aktifis, Alumni Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK)

Survei Belum Tentu Menjamin Kemenangan Salah Satu CAKADA Butur 2020

539 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Pertarungan Calon Kepala Daerah (CAKADA) Kabupaten Buton Utara (Butur) 2020 memberikan warna baru yang jauh berbeda dari 2 (dua) kali pemilihan sebelumnya. Pada momen pilkada tahun ini dari tiga kandidat yakni sang petahana Abu Hasan-Suhuzu (AHS), Aswadi Adam-Fahrul Muhammad (ASRUL) dan Ridwan Zakaria-Ahali (RIDA) masing-masing punya instrument politik dalam penguasaan geopolitik di belahan Utara Pulau Buton ini untuk menjadi pemenang.

Jika kita berdasar pada hasil survei seperti pengalaman yang terjadi di pemilihan pilkada sebelumnya antara hasil survei (prediksi kemenagan) dengan fakta dilapangan jauh beda. Sehingga, hasil survei belum tentu menjadi jaminan kemenangan dari salah satu bakal calon.

Dari segi penilaian saya, yang menentukan kemenangan dari pertarungan CAKADA Butur terletak dari stratak politik masing-masing calon dalam penguasaan lapangan dan Manajemen Tim Sukses (Timses)

Dengan melihat perkembangan dalam beberapa bulan ini secara penguasaan lapangan dan manajemen Timses yang seirama hanya terdapat di kubu pasangan AHS. Dan hal ini sangat menarik perhatian saya terutama posisi Petahana dalam mempertahankan konstituen politiknya menuju priode kedua yang hasilnya akan di tentukan pada 9 (sembilan) Desember 2020 nanti.

Terkhusus isu bohong yang digembosikan selama ini seakan-akan hanya ada kekurangan selama masa kepemimpinan pak Abu Hasan. Bagi saya, menilai orang tidak mesti dari satu sisi saja, ada banyak capaian-capaian kinerja dari masa kepemimpinan beliau untuk Butur yang kita cintai ini dan alhasil isu tersebut redam begitu saja.

Hal tersebut telah menunjukan bahwa tingkat kesadaran masarakat Buton Utara untuk memeriahkan pesta demokrasi pemilihan CAKADA ditahun ini sangat tinggi. Sehingga, ada kemungkinan untuk pasangan AHS menjadi pemenang di pilkada tahun 2020 seperti slogan dari pasangan tersebut “MENANG SPEKTAKULER”

Dalam memeriahkan Momen pesta Demokrasi, Positive Thingking kita sebagai Rakyat kecil harus ada untuk tidak menjadi laboratorium politik dan menjadi korban dari percaturan para elit yang dapat menimbulkan kebencian serta dendam hingga merusak tatanan sosial yang telah harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

By Alkadir Bedi, S.Pd. Aktifis, Alumni Fakultas Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK)