Sultra Raih Juara Dua Petugas IB Terbaik Tingkat Nasional
Keterangan Gambar : Made Lantoro (baju hitam) juara ke 2 tingkat nasional saat menerima penghargaan dari Kementerian Pertanian RI di Desa Jemundo Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo pada tanggal 27-28 Oktober 2018. (Foto: istimewa)

Sultra Raih Juara Dua Petugas IB Terbaik Tingkat Nasional

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Menteri Pertanian Amran Sulaeman menobatkan penghargaan kepada Made Lantoro, peternak asal Kecamatan Mowila, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), sebagai peraih juara dua petugas inseminator terbaik tingkat nasional.

Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Konsel, Syamsul saat menghadiri acara tersebut, di Kabupaten Sidoarjo Jawa Timur mengatakan, Menteri Pertanian Amran Sulaeman memberikan penghargaan kepada Made Lantoro, dihadapan kurang lebih 8.000 petugas inseminator se-Indonesia.

“Selain penghargaan, piala, Made juga mendapatkan uang sebesar 20 juta rupiah dari Kementerian Pertanian Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan,” kata Syamsul saat dikonfirmasi Senin (29/10/2018).

Syamsul mengaku program kawin suntik atau Inseminasi Buatan (IB) juga berimbas pada peningkatan pendapatan peternak , karena pedet atau anak sapi IB memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan dengan pedet hasil kawin alam.

Lanjut Syamsul, program Upsus Siwab yang telah dilaksanakan di Kabupaten Konsel tahun 2017 telah memberikan dampak positif secara siknifikan bagi pembangunan sektor peternakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan (Distanak) Sultra, Muhammad Nasir berharap dengan penghargaan yang diraih Konsel dapat memotivasi petugas inseminator lainnya untuk meningkatkan realisasi IB di Konsel.

“Jika realisasi IB di Konsel semakin meningkat, maka populasi sapi setiap tahun juga akan semakin di Konsel,” kata Nasir.

Nasir menerangkan, untuk meningkatkan populasi sapi pedet melalui IB, maka tahun 2019 Konsel sudah perlu memprioritaskan peningkatan pembangunan Rumah Potong Hewan (RPH) dan padang penggembalaan ternak.

Nasir mengaku, pihaknya selalu berkoordinasi dengan daerah untuk meningkatkan kapasitas sarana dan prasarana pendukung, baik dari sisi SDM maupun SDA masing-masing 17 kabupaten/kota di Sultra.

Laporan: Muhammad Randa

About author