Sulkarnain; Taman Kalosara  Sebagai Tempat Aktivitas Sosial Masyarakat, Olahraga dan Ekonomi
Keterangan Gambar : Kalosara Ilustrasi

Sulkarnain; Taman Kalosara Sebagai Tempat Aktivitas Sosial Masyarakat, Olahraga dan Ekonomi

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari akan membangun Monumen  Kalosara yang akan menjadi Ikon pemersatu masyarakat Kota Kendari, Pembangunan monumen tersebut akan dibanguan di pelataran Kantor Wali Kota Kendari.

“Saat ini kita sudah mulai proses pembangunan monumen Kalosara yang terletak di sebuah taman yang nantinya akan kita sebut sebagai taman Kalosara.” Kata Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, di hadapan ormas Taman Pemuda dan Mahasiswa Tolaki (Tamalaki), Jumat (10/09/2021).

Wali Kota Kendari Bersama AP2 Sultra Serahkan Bantuan Sembako di Kelurahan Kambu

Sulkarnain mengakui bahwa pembangunan Monummen Kalosara harus mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kami mendukung pembangunan monumen Kalosara ini harapanya dalam prosesnya kita kawal secara bersama-sama hingga bisa selesai pada tahun 2022” Ucapnya.

Dengan hadirnya monumen Kalosara di tengah-tengah masyarakat bisa menjadi pemersatu masyarakat Sultra khusus nya masyarakat Kota Kendari. sebagamana Kalosara memiliki makna mempersatukan.

“Taman Kota Kendari tempat dibangunnya monumen Kalosara akan dikembangkan menjadi tempat aktivitas sosial masyarakat, aktivitas olahraga bahkan aktivitsa ekonomi” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Tamalaki Sultra, Alfian Perdana menyampaikan pendapat mereka tentang gagasan pembangunan Taman Kalosara tersebut untuk diangkat menjadi identitas dari Taman Kota Kendari.

“Kami berharap pembangunan taman tersebut bisa menjadi simbol serta objek wisata lintas budaya di Kota Kendari” katanya.

Sebagai informasi Kalosara adalah lambang pemersatu dan perdamaian yang sangat sakral dalam kehidupan Suku Tolaki. Secara fisik, Kalosara ini diwujudkan dengan seutas rotan berbentuk lingkaran yang kedua ujungnya disimpul lalu diletakkan di atas selembar anyaman kain berbentuk bujur sangkar.

Kalo atau Kalosara adalah sebuah benda yang berbentuk lingkaran yang terbuat dari tiga utas rotan yang kemudian dililit ke arah kiri berlawanan dengan arah jarum jam. Ujung lilitannya kemudian disimpul atau diikat, dimana dua ujung dari rotan tersebut tersembunyi dalam simpulnya, sedangkan ujung rotan yang satunya dibiarkan mencuat keluar.

About author