Sukseskan Program PTSL, Pemprov Sultra Serahkan 1000 Sertifikat Tanah
Keterangan Gambar : Asisten II Setda Sultra, saat membagika sertifikat secara simbolis kepada perwakilan masyarakat

Sukseskan Program PTSL, Pemprov Sultra Serahkan 1000 Sertifikat Tanah

100 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) membagikan sertifikat tanah sebanyak 1000 (seribu) bidang kepada masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sultra, Kalvyn Andar Sembiring mengatakan, sertifikat hak atas tanah yang dibagikan kali ini terdiri dari 800 bidang tanah di kota Kendari, 100 bidang tanah di kabupaten Konawe dan 100 bidang tanah di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel).

“Hari ini sertifikat hak atas tanah yang siap kami bagikan kepada masyarakat sebanyak 1000 bidang dengan rincian yaitu Kota Kendari sebanyak 800 bidang meliputi 3 (tiga) Kelurahan, pertama Kelurahan Rahandouna 350 bidang, Kelurahan Watulondo sebanyak 250 bidang, Kelurahan Puunggolaka 200 bidang. Yang kedua kabupaten Konawe sebanyak 100 bidang yang berasal dari Desa Telaga Biru dan yang ketiga Kabupaten Konawe Selatan sebanyak 100 bidang yang berasal dari Desa Mowila,” kata Kalvyn Andar Sembiring, Selasa, (09/12/2019).

Selain membagikan sertifikat tanah rakyat, Pemprov Sultra juga menyerahkan sertifikat rumah ibadah di kota Kendari dan Kabupaten Konsel dan juga sertifikat tanah untuk instansi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

“Pada kesempatan ini juga diserahkan sertifikat rumah ibadah di kota Kendari sebanyak tiga bidang dan satu bidang terletak di Kabupaten Konsel dan akhirnya selain rumah ibadah dan tanah-tanah masyarakat, pada kesempatan kali ini juga kami menyerahkan sertifikat sebanyak empat bidang untuk instansi pemerintah yang terletak di kota Kendari,” ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur Sultra, Ali Mazi melalui Asisten II Setda Sultra, Suharno mengatakan, pengelolaan tanah yang baik secara otomatis mendukung program pembangunan daerah di segala bidang.

“Saat ini pemerintah Sultra sedang giat-giatnya melaksanakan pembangunan di segala bidang. Pembangunan tersebut membutuhkan tanah. Oleh karena itu, tanah harus kita kelola secara tepat dan bijaksana. Semua aset tanah yang dimiliki oleh masyarakat, pemerintah, maupun badan hukum lainnya harus mempunyai kepastian hukum, baik obyek, subyek, maupun hubungan hukumnya,” kata Suharno saat membacakan sambutan Gubernur Sultra.

Ali Mazi juga mengatakan, Pemda Sultra sangat mendukung program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) yang merupakan salah satu program unggulan pemerintah saat ini, karena itu, pihaknya telah menginstruksikan kepada para Bupati dan Walikota untuk berperan nyata dalam program ini, khususnya keterlibatan para lurah/kepala desa dalam penyuluhan, pengumpulan data fisik maupun yuridis.

“Terlebih lagi pada tahun 2020, sebagaimana dilaporkan bapak Kakanwil BON Sultra, target 2020 cukup besar, yakni 126.500 bidang. Oleh karena itu, sekali lagi saya selaku Gubernur Sultra meminta para walikota/bupati untuk membuat tim pendamping yang bekerjasama dengan kantor pertanahan kota/kabupaten untuk mendata masyarakat yang akan mendaftarkan tanahnya,” ungkapnya.

“Masyarakat perlu didorong dan disadarkan agar antusias mendaftarkan tanahnya,” pungkasnya