SMD Puskesmas Mokoau, Warga Lalolara Usulkan Peningkatan Kebersihan Lingkungan
Keterangan Gambar :

SMD Puskesmas Mokoau, Warga Lalolara Usulkan Peningkatan Kebersihan Lingkungan

33 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Musyawarah Bersama dalam rangka Survei Mawas Diri (SMD) yang dilaksanakan di kantor Kelurahan Lalolara, Kecamatan Kambu, Kota Kendari antara pihak Puskesmas Mokoau dan pihak Kelurahan Lalolara pada Kamis, 27 Februari 2020 membahas pentingnya kesadaran pola hidup bersih agar terhindar dari berbagai jenis penyakit.

Ditemui usai musyawarah, Kepala Puskesmas Mokoau, Asmawati, SKM mengatakan telah mendengar keluhan masyarakat Lalolara terkait masalah sampah yang menjadi keresahan warga yang disinyalir menjadi sumber penyakit menular diantaranya Demam Berdarah (DBD).

Kami sudah mendengarkan tadi, jadi ini usulan dari masyarakat tentang sampah mungkin lagi banyaknya kasus-kasus penyakit yang disebabkan oleh lingkungan terutama DBD juga sangat meresahkan masyarakat,” kata Asmawati, Kamis, (27/02/2020).

Asmawati mengatakan, untuk menangani masalah sampah ini, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk menindaklanjuti usulan masyarakat terkait pengadaan tempat pembuangan sampah sementara di masing-masing Rukun Tetangga (RT).

Kemudian tadi sampah kita berkoordinasi dengan pihak kelurahan karena yang tau warganya sendiri yaitu kelurahan, jadi tadi itu sudah diusulkan oleh masyarakat bahwa masing-masing RT bisa membuat tempat pembuangan sampah sementara, kemudian tadi kita sudah berkomitmen bahwa dipihak kelurahan sudah mau menggalakkan kerja bakti untuk setiap minggunya,” lanjutnya.

Sementara itu, Lurah Lalolara, Polingai, SE, M.Si mengatakan, pihaknya menyambut baik usulan masyarakat dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang dapat merubah kebiasaan masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan agar membuang sampah pada tempatnya.

“Kami pihak pemerintah setempat khususnya Kelurahan Lalolara berniat merubah mindset warga kami bahwa pola bersih sangat penting untuk kenyamanan kita bersama,” ungkap Polingai.

Jadi mungkin kami tiap hari Jumat kami turun bersih-bersih, mengajak saudara-saudara kita bersih-bersih lingkungan khususnya juga yang di depan kampus, mengajak baik pelaku-pelaku usaha, pelaku usaha kuliner untuk meluangkan waktunya beberapa jam untuk bersih-bersih lingkungan dan itu untuk masyarakat juga yang menikmati,” lanjutnya.

Polingai juga mengatakan, untuk merubah kebiasaan buruk masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan tidak semudah membalikan telapak tangan, namun pihaknya sangat berharap kedepannya masyarakat bisa memahami pentingnya pola hidup sehat dan lingkungan yang bersih.

Khususnya kami pemerintah setempat menginginkan lingkungan yang nyaman, bersih, untuk kedepannya yang lebih bagus supaya juga masyarakat bisa mendapatkan manfaat kebersihan dari sisi ekonomi, dari sisi pemberdayaan. Kalau sudah bersih kan bisa mendatangkan berkah juga,” ucapnya