Simpatisan Pasangan Calon Walikota Gelar Aksi Jum’at Damai
Keterangan Gambar :

Simpatisan Pasangan Calon Walikota Gelar Aksi Jum’at Damai

253 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Aksi Damai yang dilakukan oleh simpatisan Rasak-Haris dan Simpatisan Pendukung dari Zayat-Syariah sekitar pukul 14.00. yang memulai aksinya dari alun-alun eks MTQ menuju KPU Kota Kendari mengundang perhatian dari warga, Jumat (17/2).

Sekedar untuk informasi Rasak-Haris dan Zayat-Syariah adalah Pasangan Calon Walikota Nomor urut 1 dan Nomor urut 3 pada perhelatan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kendari yang di gelar pada tanggal 15 Februari kemarin.

Run Salah seorang simpatisan Razak-Haris menyampaikan bahwa tujuan dari aksi damai yang digelar hari ini adalah untuk memberikan bukti-bukti kecurangan yang sifatnya masif karena banyaknya lurah yang kedapatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) dan bukti rekaman saat sedang melakukan kecurangan money politic.

“Tujuan aksi damai yang kami gelar hari ini adalah untuk menunjukan bukti-bukti adanya kecurangan yang sifatnya masif yang dilakukan oleh salah satu pasangan calon walikota, karena banyaknya aparatur negara yaitu para Lurah yang kedapatan OTT dan bukti video rekaman sedang melakukan kecurangan,” pungkas Run.

Untuk aksi yang digelar hari ini menurunkan para simpatisn lebih banyak massa dari aksi kemarin dan berdasarkan pantauan yang dilakukan dilapangan diduga kali ini masa simpatisan yang bergerak sebanyak ribuan masa. Dengan pengamanan dari kepolisian dan Brimob Sultra.

Koordinator aksi jumat damai dalam orasinya mengharapkan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) segera menindak lanjuti adanya kecurangan-kecurangan yang menurutnya kecurangan yang sudah terbukti kebenarannya.

“Kami mengharapkan kepada panwaslu agar segera menindaki lanjuti adanya kecurangan-kecurangan yang terjadi dalam pemilihan walikota dan wakil walikota kali ini, dan kami menegaskan agar panwas segera mengeluarkan keputusan diskualifikasi terhadap pasangan calon yang terbukti melakukan kecurangan,”. Ungkapnya.

sementara itu dilokasi yang sama, Iksan seorang simpatisan dalam orasinya mengancam apabila panwas dan KPU Kota Kendari tidak bertindak sesuai undang-undang yang berlaku, maka mereka akan melakukan aksi yang lebih ekstrim lagi.

“Kami memberikan waktu kepada pihak panwaslu dan KPU Kota Kendari, untuk bertindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku, maka jangan salahkan kami jika kami melakukan aksi yang lebih ekstrim lagi jika tuntutan kami ini tidak diindahkan,” katanya.(B)