Sewa Kios Dinilai Mahal, Pedagang Tak Mampu Pindah
Keterangan Gambar :

Sewa Kios Dinilai Mahal, Pedagang Tak Mampu Pindah

Editors choice
76 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Beberapa pedagang Pasar Panjang yang ikut melakukan pembongkaran tidak mampu pindah di Pasar Sentral Wua-Wua dikarenakan sewa kios yang dinilai masih mahal.

Kios di Pasar Sentral Wua-Wua dibagi menjadi beberapa tarif seperti untuk pedagang subsidi yaitu pedagang eks pasar baru dengan tarif Rp. 55 juta perpetak untuk yang strategis dan Rp. 45 juta untuk non strategis, sedangkan pedagang non subsidi yang ingin membeli kios dikenakan tarif Rp. 210 juta lebih dan untuk tipe losmen dikenakan tarif Rp 15 juta untuk ukuran 1 meter 30 kali 2 meter.

Anggota Komisi III DPRD Kota Kendari, Subhan mengatakan tarif tersebut sudah merupakan hitungan pemerintah dan jika memang dirasa masih tinggi bagi pedagang hal tersebut akan menjadi kebijakan pemerintah.

“Kalau dihitung dari harga normal, itu memang sudah sangat jauh Rp 210 juta dengan Rp 45 juta atau Rp 55 juta memang jauh selisihnya” ujarnya saat mengawasi proses pembongkaran di Pasar Panjang, Selasa (28/2)

Salah seorang pedagang yang ikut melakukan pembongkaran, Daim mengatakan, dirinya ingin ikut masuk berdagang di Pasar Sentral Wua-Wua, namun tidak memiliki anggaran yang cukup dan dirinya tidak masuk dalam daftar pedagang bersubsidi.

“Dulu sebelum terbakar saya juga sempat berjualan di Pasar Baru juga selama 2 tahun, ngontrak saja, sekarang sudah tidak bisa soalnya tidak dapat jatah disana” ujarnya saat diwawancarai di Pasar Panjang.

Daim mengungkapkan bahwa dirinya mungkin akan mencoba mencari tempat baru untuk berdagang lagi disekitaran pasar panjang yang telah dibongkar.

“Yang ngga ada juga dibongkar, ini masih ngga tahu mau cari tempat dimana lagi, mungkin masih menjahit disini dulu” ungkapnya. (B )