Sepakat Wujudkan Kawasan Industri, Pemda Konawe Utara dan PT. GLI Teken MoU
Keterangan Gambar : Direktur Utama PT. GLI Aci Mappasawang Bersama Bupati Konawe Utara, Ruksamin

Sepakat Wujudkan Kawasan Industri, Pemda Konawe Utara dan PT. GLI Teken MoU

99 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Kesepakatan antara Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dan PT. Golden Land Indonesia (GLI) untuk membangun kawasan industri pertambangan berupa pabrik smelter akhirnya menemui titik temu.

Penandatanganan MoU antara Bupati Konut dan PT. GLI

Hal itu dituangkan dalam penandatanganan nota kesepahaman Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Utama PT. GLI Aci Mappasawang dengan Bupati Konut Ruksamin pada acara puncak Konasara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Konut ke 13 di halaman kantor Bupati pada Kamis 02 Januari 2020 lalu.

Direktur Utama PT. GLI Aci Mappasawang kepada awak media membenarkan hal tersebut, Aci mengaku senang dengan tercapainya kesepakatan itu. Menurut Aci, momen penandatanganan MoU itu adalah hari yang paling bersejarah baik untuk pemerintah Konawe Utara dan PT. Golden Land Indonesia itu sendiri.

Tentang pembangunan industri pertambangan, Aci mengatakan, Bupati Ruksamin tengah gencar melakukan terobosan pembangunan sesuai visi misi Presiden RI, Ir Joko Widodo, bahwa harus berani melakukan loncatan-loncatan agar dapat berdaya saing dengan daerah Iain, mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta sumber daya manusianya bisa berdaya saing.

Menyahuti hal tersebut, Aci mengatakan pihaknya akan mulai membangun kawasan industri dan smelter di bumi Oheo pada awal 2020 ini.

“PT. Golden Land Indonesia, menjawab itu semua, karena kami adalah perusahaan asli putra daerah yang mampu membawa dan menyakinkan investor untuk membuka kawasan industri di Konawe Utara. Kesempatan ini pun kami tidak sia-siakan,” tegas Aci Mappasawang saat ditemui di Kendari, Jumat (03/01/2020).

Aci berkata, pihaknya berani mengambil sikap dan mengemban kepercayaan Pemda Konut beserta masyarakat untuk membangun daerah Konawe utara secara berkesinambungan, beretika, bermartabat, cerdas, memanusiakan manusia dan bertanggung jawab.

Tidak hanya itu, Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjaga kehidupan sosial masyarakat dan menjaga norma-norma kepatuhan daerah yang akan dibangun kawasan industri di sana.

Inilah bukti nyata bahwa putra daerah mampu bersaing, hanya perlu diberikan kesempatan untuk berkarya di daerahnya sendiri. Kami yakin apabila daerahnya di kembangkan oleh perusahaan yang dipimpin putra daerah, maka akan Iebih sensitif dan memahami kebutuhan masyarakat sekitar kawasan industri yang akan dibangun,” pungkasnya.