Sempat Membawa Nama AXA Mandiri, Persiteruan Sriwati Vs Rai Murni Masalah Pribadi
Keterangan Gambar : Mu’Tazim Azis alias Rai

Sempat Membawa Nama AXA Mandiri, Persiteruan Sriwati Vs Rai Murni Masalah Pribadi

303 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Persiteruan antara Sriwati yang mengaku nasabah AXA Mandiri dengan Mu’Tazim Azis Alias Rai belakangan diketahui tidak ada sangkut-pautnya dengan AXA Mandiri.

Hal ini diungkapkan Rai saat dikonfirmasi oleh awak media di Kota Kendari, Selasa, (09/06/2020). Rai mengungkapkan, persiteruan itu berawal dari ajakan bisnis solar oleh  Sriwati kepada Rai.

Rai mengisahkan, ia bertemu Sriwati yang berKTP Desa Onewila, Kecamatan Ranomeeto, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sultra itu di salah satu tempat GYM di Kota Kendari pada 2014 silam. Pada saat itu Rai sebagai instruktur GYM dan Sriwati sebagai member (anggota) di salah satu tempat GYM di Kota Kendari dan singkat cerita, Sriwati mengajak Rai untuk terjun di bisnis Bahan Bakar Minyak (BBM) Solar yang ditekuninya.

Pada mulanya Rai merasa tidak tertarik atas ajakan tersebut, namun karena sering bertemu, rupanya Rai dan Sriwati akhirnya menjalin hubungan khusus dan dengan modal kepercayaan Rai berani menjalankan bisnis solar bersama Sriwati.

Saya dan Sriwati menjalin hubungan khusus. Waktu itu, Sriwati mengaku berstatus janda. Singkat cerita akhirnya saya membantu Sriwati dengan memberikan modal untuk bisnis BBM solarnya. Saya kasih uang tunai ke Sriwati dan itu berkali-kali,” ungkap Rai ke sejumlah wartawan di Kota Kendari, Selasa, (09/06/2020).

Untuk meyakinkan Rai bahwa bisnis solarnya berjalan sebagaimana diharapkan, Sriwati kemudian menyerahkan beberapa nota/kwitansi pembelian BBM solar kepada Rai.

Saya percaya saja semua kwitansi yang diberikan ke saya. Kwitansi inilah yang jadikan sebagai barang bukti nanti di hadapan hukum,” ujarnya.

Ketgam : Nota Pembelian BBM Jenis Solar

Rai juga menceritakan saat Sriwati dan anaknya mengunjungi salah satu show room mobil di Kota Kendari dan menawarkan mobil tersebut kepada Rai dengan tawaran yang menjanjikan.

Jadi dia jalan-jalan ke showroom, trus dia liat ada mobil dan menelpon saya terus dia bilang kamu mau nggak mobil ini, mobil Ayla warna merah. Terus dia bilang, kasihmi saya uang 50 juta buat operasional bisnis solar itu sama dia, jadi saya ngasihnya itu saya transfer kan ke rekening anaknya dan saya punya bukti transfer,” ungkapnya.

Tidak sampai disitu, Rai mengungkapkan bahwa Sriwati kemudian terus-terusan meminta sejumlah uang dan Rai yang merasa memiliki hubungan pribadi dengan Sriwati tanpa berpikir panjang memberikan apa yang diminta oleh Sriwati.

Berjalan beberapa tahun mobil ini diambil dengan alasan ada keuntungan dari bisnis itu 100 juta dan mobil ini diambil sama anaknya, katanya mobil ini yang beli anaknya 100 juta, jadi totalnya 200 juta uang dan saya disuruh tambah lagi 85 juta untuk DP (uang muka) nanti diganti lagi dengan mobil baru merek Terios, dan itu saya kasih dalam bentuk tunai juga,” lanjutnya.

Setelah berjalan beberapa bulan, mobil Terios yang diinden tak kunjung datang dan belakangan Sriwati mengabarkan bahwa uang senilai 285 juta untuk pembeli mobil Terios tersebut dibawa lari oleh marketing showroom tersebut.

Dari situ saya mulai curiga. Saya kemudian selidiki, nah dari sinilah saya baru tahu bahwa Sriwati ini masih punya suami. Untuk mengamankan uang saya yang ada saya laporkanlah dia ke Polisi,” bebernya.

Persiteruan antara Rai dan Sriwati kian memanas setelah Rai melaporkan Sriwati di Polda Sultra, atas kasus dugaan penipuan.  Sri dilaporkan pada bulan Februari 2020 dengan Nomor LP/93/II/2020/SPKT Polda Sultra.

Sriwati dilaporkan dalam perkara penipuan atau penggelepan dengan Pasal 378 KUHP atau Pasal 372 KUHP.

Atas laporan Rai, rupanya Sriwati tak tinggal diam. Sriwati kemudian membeberkan ke media mengenai Rai yang telah menahan nota pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar senilai Rp 4 Milyar. Sriwati kemudian menjelaskan ke publik bahwa Rai yang berstatus pegawai AXA Mandiri Kendari, telah menahan nota BBM-nya yang nilainya mencapai Rp 4 Milyar.

Masalah saya dengan Ibu Sriwati tidak ada hubungannya dengan AXA Mandiri. Ini murni hubungan pribadi, antara saya dengan Ibu Sriwati. Jadi jangan bawa-bawa nama AXA Mandiri. Ini murni hubungan pribadi,” kata Mu’Tazim Azis alias Rai.

Rai juga menjelaskan bahwa memang Sriwati pernah tercatat sebagai nasabah AXA Mandiri, namun dalam persiteruan ini Sriwati bukan lagi nasabah AXA Mandiri.

Seingat saya memang dia (Sriwati) pernah menjadi nasabah AXA, tapi sepertinya dia hanya sekali melakukan pembayaran dan itu sudah lama sekali, dan sekarang dia bukan lagi nasabah AXA,” tukasnya.

Sementara itu, kuasa hukum Rai, Heriyawan saat dimintai keterangan oleh awak media mengatakan, untuk persoalan laporan polisi dari kliennya masih dalam tahap penyidikan.

Setelah itu saksi saksi akan diperiksa dan kemudian akan dilakukan gelar perkara oleh kepolisian,” kata Heri.

Setelah mempelajari kasus tersebut, Heri mengungkapkan bahwa permasalahan ini adalah murni urusan pribadi dan tidak ada kaitannya dengan AXA Mandiri.