Selain Randi, Seorang Ibu Hamil Juga Terkena Tembakan
Keterangan Gambar :

Selain Randi, Seorang Ibu Hamil Juga Terkena Tembakan

208 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Selain Almarhum Randi, seorang warga sipil atas nama Ibu Putri juga dikabarkan terkena tembakan di betis sebelah kanannya.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) AKBP. Harry Goldenhardt. Harry menjelaskan, lokasi tertembaknya ibu putri berada kurang lebih 3 (tiga) Kilo Meter (Km) dari lokasi Unjuk Rasa (Unras) yang menewaskan Randi dan Muhammad Yusuf kardawi pada 26 September 2019 lalu.

“Kejadiannya di jalan Supu Yusuf berjarak kurang lebih hampir 3 (tiga) Km dari lokasi objek pengamanan unjuk rasa,” ungkap AKBP. Harry Goldenhardt saat ditemui di aula Dhacara Mapolda Sultra, Jumat, (27/09/2019).

AKBP. Harry menceritakan kronologi tertembaknya ibu Putri yang masih menjadi misteri, Ibu Putri yang sedang dalam posisi tidur di rumahnya tiba-tiba saja terbangun karena merasakan sakit di betis sebelah kanannya.

“Dia (ibu Putri) baru terbangun terasa kok ada luka di betis sebelah kanan, kemudian dia memberitahukan kepada suami dan oleh suaminya itu segera dibawah ke RS Bhayangkara,” ungkapnya.

Di Rumah Sakit (RS) Bhayangkara, Ibu Putri yang dalam keadaan hamil 6 (enam) bulan itu diperiksa dan diketahui luka di betisnya akibat adanya tembakan Senjata Api (Senpi) dengan peluru kaliber 9mm.

“Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata luka tersebut diakibatkan adanya tembakan. Proses pengangkatan proyektil sudah dilakukan oleh tim dokter RS Bhayangkara, Peluru untuk sementara kaliber 9mm, namun untuk pemeriksaan lebih lanjut dibutuhkan periksaan scientific yaitu perlu dilakukan uji balistik,” jelasnya.

Saat ini peluru kaliber 9mm yang bersarang di betis ibu putri sudah diamankan oleh pihak Polda Sultra dan akan diserahkan kepada tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri yang akan melakukan uji balistik terhadap penembakan ibu Putri.

“Barang bukti sudah ada dan nanti akan dilakukan uji balistik oleh tim dari Puslabfor Mabes Polri. Hari ini beberapa tim baik itu dari divisi Propam Mabes Polri, kemudian tim dari Puslabfor Mabes Polri akan turun dan melakukan investigasi secara menyeluruh,” pungkasnya.