Sekda Kendari Menjadi Mentor PKN 2020 LAN RI di Kota Makassar
Keterangan Gambar : Foto bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Hj. Nahwa Umar, Kepala Inspektorat dan Kepala Bapenda Kota Kendari, pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) tahun 2020 di LAN RI Makassar.

Sekda Kendari Menjadi Mentor PKN 2020 LAN RI di Kota Makassar

15 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Hj. Nahwa Umar menjadi mentor Kepala Inspektorat dan Kepala Bapenda Kota Kendari, pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) tahun 2020 di Lembaga Administrasi Negara (LAN)  Republik Indonesia (RI) Kota Makassar.

Ketgam: Foto bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kendari Hj. Nahwa Umar, Kepala Inspektorat dan Kepala Bapenda Kota Kendari, pada Pendidikan Kepemimpinan Nasional (PKN) tahun 2020 di LAN RI Makassar.

Hj. Nahwa Umar yang turut menghadiri mendampingi dua pejabat Kota Kendari, pada ujian yang berlangsung di LAN tersebut, Rabu (30/9/2020).

Nahwa Umar menjelaskan, kehadiran Aplikasi JARI (Jaga Kendari), sangat membantu masyarakat dalam melakukan pengurusan administrasi kependudukan, di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Kendari.

“Aplikasi JARI yang digagas oleh Inspektur Kota Kendari ini sangat bermanfaat bagi warga Kota Kendari, sebab dengan aplikasi ini masyarakat bisa terbebaskan dari indikasi Suap, Pungli, dan Gratifikasi (SPG),” ungkapnya.

Ia mengatakan, bahwa aplikasi JARI ini dalam penerapannya bersifat transparan, khususnya pada layanan antrian dan cek balangko. Masyarakat bisa dengan mudah mengetahui berapa jumlah antrian yang sedang berlangsung hanya melalui handphone android, serta pada menu cek blangko masyarakat bisa mengetahui berapa jumlah blangko yang tersedia di Disdukcapil untuk dilakukan pencetakan.

“Sehingga tidak ada permainan yang terjadi pada proses pelayanan terhadap masyarakat,” katanya.

Ditempat yang sama Inspektur Kota Kendari, Syarifuddin menjelaskan, aplikasi JARI ini bertujuan untuk membangun birokrasi yang bebas dari korupsi, memutus rantai birokrasi yang berbelit-belit, menerapkan aplikasi yang berbasis informasi dan tekhnologi, sehingga memberikan layanan kepada masyarakat semakin mudah dan bebas suap, pungli dan gratifikasi (SPG).

segdangkan Kepala Bapenda Kota Kendari, Sri Yusnita mengatakan, program pajak menyapa bertujuan memberikan pelayanan kepada masyarakat yang mudah di akses serta transparan.

“Program layanan pajak menyapa, untuk tahap awal kami masih melayani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Tapi kedepannya kami akan kembangkan untuk pembayaran pajak lainnya,” jelasnya.

Yusnita menjelaskan, layanan pajak menyapa dibuat untuk memininalisir kebocoran pajak yang masih terjadi, karena transaksi langsung antara wajib pajak dengan pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

“Jika masyarakat bisa dengan mudah membayar pajak melalui gadget-nya dimana saja, dan kebocoran bisa dimininalisir, maka saya optimis Pendapatan Asli Daerah (PAD) bisa meningkat, sehingga pembangunan Kota Kendari bisa terus digenjot,” katanya.