Salah Satu Otak Perampokan di Butur Tertangkap
Keterangan Gambar : Salah satu otak perampokan di desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Butur.

Salah Satu Otak Perampokan di Butur Tertangkap

1760 views
1

Butur, Radarsultra.co.id – Salah satu otak perampokan di desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara (Butur) pada 26 April 2020 lalu berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Butur.

Ketgam: Salah satu otak perampokan di desa Wamboule Kecamatan Kulisusu Utara Kabupaten Buton Utara (Butur) berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Butur.

Kasat Resktim Polres Butur, IPTU. Sunarto Hafala yang memimpin proses penangkapan mengatakan, pelaku berhasil ditangkap di rumah salah seorang warga di desa Tuangila, Kecamatan Kapontori, Kabupaten Buton yang merupakan kenalan pelaku

“Pelaku berhasil ditangkap tadi malam tanggal 2 (dua) Mei kurang lebih pukul 02.10 WITA dini hari. Ini  merupakan hasil pengembangan dari penangkapan awal tiga tersangka kemarin, yang mana kita kembangkan lagi, kita menggunakan teknologi yang ada sehingga kami bisa mengetahui keberadaan pelaku,” kata IPTU. Sunarto kepada awak media, Sabtu, (02/05/2020).

Saat proses penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan hingga akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya.

Pelaku merupakan seorang residivis yang sudah beberapa kali melakukan kejahatan yang sama, sebelum merampok di desa Wamboule Kabupaten Butur, pelaku diketahui pernah merampok di daerah Maluku 3 (tiga) bulan yang lalu.

Pelaku residivis, sudah beberapa Polres yang kami hubungi dan rata-rata pelaku ini sudah melakukan kejahatan yang berulang. Informasi terakhir berdasarkan wawancara terakhir tadi malam dia melakukan perampokan di daerah Maluku kurang lebih tiga bulan yang lalu, setelah melakukan perampokan dia melarikan diri ke kota Baubau,” ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dari 3 (tiga) orang tersangka inisial AB, NZ dan YN yang ditangkap pada 27 April 2020 lalu, pelaku AL diketahui berperan sebagai pengatur strategi di komplotannya.

Ada peran masing-masing, yaitu dikendalikan oleh pelaku inisial AB. Di kelompok mereka, AB ini dipanggil sebagai guru, jadi yang mengatur strategi itu AB dan yang baru ditangkap ini AL. Berdasarkan keterangan dari para pelaku yang sudah kami amankan sebelumnya ini merupakan pengatur strategi yang menggambarkan situasi lapangan di TKP sehingga pada malam kejadian mereka melakukan aksinya itu secara spontan,” lanjutnya.

Hingga saat ini pihak Polres Butur masih melakukan pengembangan kasus untuk menemukan dua pelaku lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran

Kita akan proses sesuai hukum yang berlaku kami tidak akan main mata dengan kasus ini karena ini kasus menonjol dan baru pertama terjadi di wilayah Buton Utara,” pungkasnya.