Salah Sasaran, Warga Punggaloba Kendari Barat Jadi Korban Pembacokan
Keterangan Gambar :

Salah Sasaran, Warga Punggaloba Kendari Barat Jadi Korban Pembacokan

222 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pembacokan salah sasaran yang belakangan ini diketahui dilakukan oleh Amran (31) warga Jalan Bangau, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat Kota Kendari Sulawesi Tenggara (Sultra) menggemparkan warga setempat.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kemaraya Kota Kendari, IPTU. Fajar Mauludi saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut mengatakan, berdasarkan informasi yang didapatkannya, bahwa aksi pembacokan tersebut dilatarbelakangi oleh dendam lama antara Amran dengan Abar yang akhirnya orang lain yang menjadi korban.

“Kejadiannya berawal pada hari Senin, (2/10/2017) lalu sekitar pukul  23.30 Wita tengah malam. Saat itu, pelaku Amran mencari Abar karena dendam lama, karena tidak menemui Abar, pelaku nekat melayangkan golok ke arah korban atas nama Ansar (41) yang tak lain adalah tetangganya sendiri dan belakangan diketahui pembacokan tersebut rupanya salah sasaran,” ujar IPTU. Fajar, Rabu, (3/10/2017).

Akibat dari pembacokkan tersebut, korban mengalami luka robek pada bagian telapak tangan kanan dan lengan sebelah kirinya sehingga korban harus dilarikan di Rumah Sakit (RS) Santa Anna Kota Kendari untuk mendapatkan perawatan medis.

Lebih lanjut, Kapolsek Kemaraya mengatakan saat ini pihaknya telah melakukan penangkapan terhadap pelaku Amran, dalam proses penangkapan Amran sempat melarikan diri hingga akhirnya tertangkap tanpa melakukan perlawanan.

“Setelah menerima laporan, anggota polsek kemaraya langsung menuju ke TKP dan langsung mengejar pelaku, pelaku sempat melarikan diri namun warga disekitar melaporkan kejadian itu ke Polsek setempat, dan saat dilakukan penangkapan, pelaku tidak melakukan upaya perlawanan,” lanjutnya.

Dari hasil penangkapan, pihak Kepolisian berhasil mengamankan sebuah golok yang digunakan pelaku dalam aksi pembacokan tersebut. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 351 ayat 1 tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 2 tahun 8 bulan.(c)