Rumah Pribadi  Walikota Kendari di Bom
Keterangan Gambar :

Rumah Pribadi Walikota Kendari di Bom

333 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Rumah pribadi Walikota Kendari Ir Asrun yang saat ini ditinggali anaknya Adriatma Dwi Putra (ADP) yang berada di jalan Syech Yusuf Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga di bom sekitar pukul 07.55 wita, Kamis (9/2/2017).

Salah satu warga yang berada disaat kejadian mengatakan bahwa ledakan terdengar saat pagi hari itu sangat keras sehingga banyak warga yang berhamburan keluar rumah untuk melihat secara langsung.

“Ledakan tadi pagi sekitar pukul 07.55 Wita, keras sekali ledakannya, jadi yang keluar melihat langsung,” kata Raihan.

Ditempat kejadian Kasi Penegakan Perda dan Disiplin Pegawai Pol PP Kendari, Saparuddin juga mengatakan bahwa saat kejadian orang yang berada dalam rumah yakni ADP dan Istrinya, asisten istri ADP, dua asisten rumah tangga, satu orang piket dan satu pekerja kebun.

“Dari infomasi saat saya tiba, katanya bapak didalam bersama istrinya, juga asisten-asistennya,” katanya.

“Bapak sekarang sudah dievakuasi dirumah jabatan Walikota Kendari untuk lebih aman disana dulu,” lanjutnya.

(TKP. akibat ledakan bom)

Ledakan yang terjadi tepat dibagian dapur yang menghancurkan bagian dapur sampai kelantai dua beserta kamar yang ditempati ADP dan istrinya serta ruang tamu juga turut hancur.

Akibat ledakan bom tersebut mengakibatkan kerusakan pada kaca pos Satpol PP, termasuk tembok retak dan bagian dalam dapur rumah rusak parah.

Saat ini masyarakat dan wartawan belum diperbolehkan untuk masuk melihat TKP termasuk Bupati Konsel, Surunudin Dangga yang turut datang ke TKP.

“Saya sebagai keluarga cuman bisa berharap agar keluarga yang didalam bisa tetap tenang dan menyerahkan semuanya ke pihak penegak hukum” ujarnya saat diwawancarai wartawan Radarasultra.co.id.

Tim Jihandak Brimobda Sultra yang tiba di TKP segera melakukan olah TKP namun pihak penegak hukum dan keluarga belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut terkait peledakan tersebut menunggu olah TKP selesai yang saat ini masih berlangsung hingga berita ini diturunkan. (ayu/fajrin)

About author