Reaksi Direktur PT. Masempo Dalle Saat Dituding Lakukan Aksi Premanisme Terhadap Mahasiswa
Keterangan Gambar : Direktur PT. Masempo Dalle, Saharibi, SE

Reaksi Direktur PT. Masempo Dalle Saat Dituding Lakukan Aksi Premanisme Terhadap Mahasiswa

44 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Aksi penganiayaan dan kekerasan yang dialami oleh Mahasiswa yang juga kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) usai melakukan aksi protes terhadap salah satu perusahaan tambang di Sultra pada Kamis, 2 Januari 2020 lalu ikut menyeret nama PT. Masempo Dalle yang disebut-sebut sebagai dalang dalam aksi kekerasan tersebut.

Menanggapi hal itu, Direktur PT Masempo Dalle, Saharibi, SE menegaskan pihaknya tidak terlibat dalam aksi pembungkaman terhadap sejumlah aktifis mahasiswa di Kendari, ia juga mengaku terkejut dengan adanya pemberitaan di beberapa media yang menyebut pihaknya sebagai salah satu dalang dalam penganiayaan mahasiswa tersebut.

Kami juga kaget, kok perusahaan kami disangkut pautkan dengan tindakan anarkis itu,” ujar Saharibi, Minggu (03/01/2020).

Saharibi menerangkan, sebagai warga negara yang menjunjung tinggi supremasi hukum, pihaknya enggan melakukan tindakan-tindakan yang melawan hukum termasuk aksi premanisme tersebut.

Kita ini negara hukum, jika ada hal-hal yang sekiranya tidak sesuai hukum, kami akan menempatkan hukum sebagai panglima. Tidak main preman seperti yang dituduhkan,” jelas Bang Riby sapaan akrabnya.

Riby bahkan menyesalkan adanya aksi pengerusakan yang dilakukan oleh segelintir orang terhadap kantornya.

Justru yang seperti ini yang aksi premanisme. Menyelesaikan permasalahan dengan kekerasan,” tegasnya.

Terkait aksi penyerangan yang dilakukan di Kantornya tersebut, Riby mengaku akan menempuh jalur hukum dan menyerahkan kasus pengerusakan tersebut sepenuhnya ke pihak berwajib.

Kami melaporkan kepada pihak berwajib, karena kami ingin agar tidak ada kambing hitam dalam kasus ini,” pungkasnya.

Untuk diketahui sebelumnya telah diberitakan bahwa tindakan premanisme yakni pembacokan aktifis mahasiswa UHO Muhammad Iksan, beberapa hari lalu terkait dengan aksi demonstrasi di DPRD Provinsi Sultra.

Dalam aksi tersebut, Muhammad Iksan Cs 2020 menyebutkan terdapat tindakan kejahatan pertambangan yang dilakukan oleh PT. Masempo Dalle, PT. Makmur Lestari Primatama dan PT. Astimah Konstruksi.