Puluhan Pemuda Buton Desak DPRD Soal Pemekaran Provinsi Kepton
Keterangan Gambar :

Puluhan Pemuda Buton Desak DPRD Soal Pemekaran Provinsi Kepton

893 views
2

Kendari, Radarsultra.co.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Kesatuan Pemuda Buton (KPK) Sulawesi Tenggara (Sultra) pagi hari tadi melakukan aksi demo di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sultra, Jum’at (09/6/2017).

Aksi demo tersebut dilakukan terkait wacana pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton) yang terkesan diperlambat oleh pemerintah.

Hal tersebut disampaikan oleh koordinator aksi, Ikbal pada saat ditemui usai melakukan orasi di depan kantor DPRD Sultra.

“Aksi ini untuk mempressur pemekaran Provinsi Kepulauan Buton (Kepton) karena menurut tanggapan teman-teman terkesan hal ini diperlambat oleh pemerintah pusat karena diadakannya moratorium dan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP),” Kata Ikbal.

Lebih lanjut, Ikbal bersama masa aksi mengatakan bahwa pemekaran provinsi Kepton sudah sepantasnya dilakukan mengingat kepulauan Buton sendiri sudah memenuhi syarat untuk menjadi sebuah daerah Otonom baru dengan mempertimbangkan beberapa aspek seperti letak wilayahnya yang strategis serta memiliki persediaan sumber daya alam yang begitu melimpah yang pengelolaannya perlu terus dikembangkan untuk pembangunan daerah.

“Calon Provinsi Kepulauan Buton yang merupakan representasi dari Buton, Baubau, Wakatobi, Buton Utara, Buton Tengah dan Buton Selatan merupakan daerah yang betul-betul serius untuk mekar menjadi salah satu provinsi, hal tersebut dibuktikan dengan adanya dukungan oleh kepala daerah cakupan wilayah kepulauan Buton dan seluruh lapisan masyarakat yang berada di Jazirah Buton begitu pula dengan kelengkapan administrasi yang menjadi syarat terbentuknya daerah otonomi baru saat ini semua telah rampung tanpa ada kekurangan,” ungkapnya.

“Kelayakan Provinsi Kepulauan Buton juga terdukung dari letak wilayahnya yang begitu strategis serta memiliki persediaan sumber daya alam yang begitu melimpah yang pengelolaannya mesti perlu terus di kembangkan demi signifikannya pembangunan daerah,” tambahnya.

Di depan Kantor DPRD Sultra, puluhan mahasiswa perwakilan dari tiap-tiap kepulauan Buton tersebut menuntut agar DPRD Sultra dapat membantu proses pemekaran Provinsi Kepton sebagai daerah otonom baru.

“Tuntutan kami meminta kepada pihak DPRD Provinsi untuk membantu mempressur pemekaran Kepulauan Buton ini dan meminta kepada pemerintah pusat untuk segera mencabut moratorium ini agar Provinsi Kepton segera dimekarkan, karena dilihat secara administrasi Kepton ini sudah memenuhi yaitu enam kabupaten,”

Sebelum mengakhiri aksinya, puluhan mahasiswa tersebut menuntut untuk bertemu salah satu anggota DPRD Sultra untuk melakukan diskusi terkait pemekaran Provinsi Kepton yang terkesan diperlambat namun pada saat itu tidak ada satupun anggota DPRD Sultra yang berada di kantor ketika aksi demo berlangsung.

Aksi yang dilakukan di depan kantor DPRD Sultra tersebut berlangsung selama kurang lebih 45 menit terkendali di bawah pengawalan beberapa anggota kepolisian.(B)