Keterangan Gambar : Ilustrasi

380 views
0

Dalam kajian wikipedia, metroseksual merupakan sebuah istilah baru, sebuah kata majemuk yang berasal dari paduan dua istilah, metropolitan dan heteroseksual.

Istilah ini dipopulerkan pada tahun 1994 untuk merujuk kepada pria (khususnya yang hidup pada masyarakat post-industri, dengan budaya kapitalis) yang menampilkan ciri-ciri atau stereotipe yang sering dikaitkan dengan kaum pria homoseksual (seperti perhatian berlebih terhadap penampilan), meskipun dia bukan seorang homoseksual.

Lalu mengapa dia disebut pesolek dan narsis?

Pada umumnya, pria metroseksual kelihatan normal seperti laki-laki pada umumnya. Namun, yang menandakan ciri khas mereka adalah, gaya berpakaian dan dandanan yang terlalu “pink”.

Mark simpson dalam harian independent (1994) menulis, pria metroseksual adalah pria lajang belia dengan pendapatan berlebih, hidup di kawasan perkotaan, tempat menjamuranya produk fashion dan make up.

Pada dekade 80-an pria seperti ini hanya dapat ditemukan di dalam majalah fashion ternama seperti GQ, dalam iklan televisi jeans Levi’s atau dalam bar gay. Pada dekade 90-an ia ada di mana-mana dan tentu saja gemar berbelanja.

Lalu apa jadinya, jika wanita penganut paham “malas ribet soal dandan”, terjebak cinta si pria metroseksual?

Mengiyakan ajakannya ke salon adalah suatu kewajiban. Meski Anda sendiri jarang pergi ke salon untuk melakukan perawatan, cobalah untuk mengiyakannya. Ini juga merupakan cara bagi Anda berdua untuk menikmati waktu bersantai berdua setelah lelah bekerja.

Pria metroseksual ternyata juga bisa memberikan perhatian lebih untuk mendukung gaya berpakaian anda.

Mereka bisa seketika berubah menjadi stylish fashion, sekaligus menjadi mentor untuk karakter wanita malas ribet soal dandan.

Yang terpenting adalah mereka juga manusia yang memiliki kasih sayang, anda bisa saja semakin jatuh cinta ketika mengetahui kejutan-kejutan selanjutnya dalam hubungan anda.

So ladies, siap untuk kejutan selanjutnya dari pasangan metroseksual anda?Nikahi mereka sekarang!!!

About author

Alifiandra Lala

Reporters. Graduated from faculty of science admnstrasi, Haluoleo University, Southeast Sulawesi. Stay on city of Kendari, Southeast Sulawesi. Street in Supu Yusuf 2. I love traveling, writing, poetry and singing. I am very pleased to have the opportunity to work in radarsultra.co.id. Thank you for the trust and the opportunity that has been given.