Pria di Kendari Aniaya Ibu Hamil Hingga Tewas
Keterangan Gambar : Pelaku Viksal alias Anjar saat diamankan pihak kepolisian

Pria di Kendari Aniaya Ibu Hamil Hingga Tewas

145 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Dalam keadaan mabuk, seorang pria di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Viksal alias Anjar (21) tega menganiaya wanita hamil inisial RY (25) dan anaknya yang baru berusia 1 (satu) tahun 6 (enam) bulan (AR).

Barang Bukti tabung Gas Elpiji 3 (tiga) kg yang digunakan tersangka untuk menganiaya korban

Akibat dari penganiayaan tersebut, Korban RY meninggal dunia, sedangkan balita perempuan mengalami luka-luka akibat hantaman benda tumpul.

Pelaku Viksal alias Anjar diketahui masih memiliki hubungan keluarga dekat (sepupu 1 kali) dengan korban RY (25).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari, AKBP. Didik Erfianto mengatakan, penganiayaan berawal saat pelaku Viksal bersama dua orang temannya yang juga masih memiliki hubungan keluarga dengan korban dan pelaku mengkonsumsi Minuman Keras (Miras) tradisional jenis Kameko.

Akhir dari pesta miras tersebut, Viksal yang dalam keadaan mabuk mendatangi tempat tinggal korban RY dan AR di jalan Cendana, Kecamatan Kendari. Setibanya di Kos-kosan korban, Viksal kemudian masuk lewat pintu depan yang tidak terkunci dan langsung menuju dapur dan mengambil tabung Gas Elpiji 3 (tiga) kilogram yang kemudian dihantamkan ke kepala korban RY dan anaknya AR yang sedang tertidur pulas.

Kejadiannya pada hari Jumat malam, 3 Januari 2020 sekitar pukul 23.45 WITA, korban perempuan dihantam sebanyak 4 (empat) kali pada bagian dahi atas kiri korban, untuk korban perempuan meninggal dunia dan untuk anak kecil mengalami luka-luka dan saat ini masih dirawat di rumah sakit,” kata Kapolres Kendari, Senin, (06/01/2020).

Setelah melakukan penganiayaan, pelaku sempat melarikan diri disekitar perumahan dinas Kasren, jalan Lakidende, kelurahan Kandai Kecamatan Kendari hingga akhirnya berhasil ditangkap oleh pihak kepolisian pada Sabtu dini hari pukul 01.30 WITA.

Setelah melakukan Tindak Pidana, Tersangka melarikan, dan atas informasi tersebut Unit Resintel dan Sabhara Polsek Kendari melakukan pengejaran, dan berhasil menangkap pelaku yang sementara bersembunyi digot, dan Rencana Tersangka akan melarikan diri ke Kampung halamannya di Palu (Bangai) Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Saat ini pelaku sudah diamankan di Mapolres Kendari, atas perbuatannya yang telah menganiaya hingga menyebabkan korban RY meninggal dunia, pelaku dikenakan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP Lebih subsider Pasal 355 ayat ( 1 ) dan ayat ( 2 ) KUHP Lebih subs pasal 351 ayat ( 3 ) dan ayat ( 4 ) KUH Pidana

Terhadap Korban anak, tersangka disangkakan melanggar Pasal 80 ayat ( 1 ) Juncto Pasal 76 C Undang-Undang RI nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas undang-undang RI nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan Maximal Hukuman Mati atau Penjara seumur hidup.