Polemik Rekomendasi Partai, DPD Golkar Butur Tegaskan Dukung Aswadi-Fahrul di Pilkada 2020
Keterangan Gambar : Al Adrin ketua harian II DPD Golkar Butur (kiri) bersama bapilu Golkar Butur

Polemik Rekomendasi Partai, DPD Golkar Butur Tegaskan Dukung Aswadi-Fahrul di Pilkada 2020

149 views
0

Butur, Radarsultra.co.id – Meski rekomendasi DPP Partai Golongan Karya (Golkar) telah dikeluarkan untuk pasangan calon Bupati Ridwan Zakaria-Ahali, DPD Golkar Kabupaten Buton Utara (Butur) menegaskan arah dukungannya kepada pasangan Aswadi Adam-Fahrul Muhammad dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Butur 2020.

Bukan tanpa alasan, dukungan Golkar Butur terhadap pasangan pendatang baru ini dilandasi oleh kerja keras Golkar Butur yang sudah dilakukan sejak awal untuk memenangkan Aswadi-Fahrul di Pilkada Butur 2020 mulai dari konsolidasi, sosialisasi hingga pembentukan tim.

Dan itu sudah bergabung dengan beberapa partai koalisi yang ada jadi saya kira sikap partai Golkar tegas bahwa kalaupun kondisi terburuk partai Golkar ini rekomendasinya diarahkan ke orang lain, saya kira secara utuh partai Golkar tetap mendukung Aswadi Adam,” kata Ketua Harian DPD II Partai Golkar Kabupaten Butur, Al Adrin, Jumat, (18/07/2020).

Lanjut, Al Adrin menjelaskan, dukungan DPD Golkar Butur terhadap Aswadi-Fahrul bukanlah suatu bentuk pembangkangan terhadap keputusan DPP, namun untuk menghargai kerja-kerja partai yang sudah dilakukan sejak awal dalam Pilkada 2020.

Kalau konsekuensinya kita harus lepas baju kita siap apapun resikonya, tegas kita katakan bahwa kita siap lepas baju kalaupun itu menjadi sanksi buat kita,” tegasnya.

Terkait Rekomendasi, Al Adrin mengungkapkan yang telah dikeluarkan oleh DPP untuk pasangan Ridwan Zakaria-Ahali adalah surat keputusan dan bukan rekomendasi.

Kalau bunyinya rekomendasi itu belum, yang keluar itu surat keputusan DPP, saya kira surat keputusan itu hanya bagian dukungan untuk memberikan legitimasi untuk pengantar ke KPU,” jelasnya.

Sedangkan untuk Rekomendasi, akan berpatokan pada hasil survei pasangan calon.

Saya kira DPP juga masih memberikan harapan ke kita bahwa tergantung hasil survei nanti, bisa saja surat keputusan itu dianulir kembali manakala hasil survei Aswadi mungkin lebih tinggi, bisa jadi dan itu disuarakan oleh DPP sendiri,” sambungnya.