Polda Sultra Musnahkan 854 Gram Sabu dari Seorang IRT
Keterangan Gambar :

Polda Sultra Musnahkan 854 Gram Sabu dari Seorang IRT

54 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mengungkap kasus peredaran gelap Narkotika golongan satu jenis Sabu-sabu.

Wakil Direktur (Wadir) Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP. La Ode Aris Afatar mengatakan, pengungkapan tindak pidana narkoba tersebut dilakukan pada tanggal 14 Agustus 2019 lalu dengan jumlah barang bukti kurang lebih 850 gram dari satu orang tersangka.

“Tersangka berinisial ML, dia berperan sebagai gudang, gudang yang akan mengedarkan ke wilayah Sultra, salah satu tujuannya yang kita lakukan penindakan kemarin adalah rencana pengiriman paket ke Kabupaten Muna,” kata AKBP. La Ode Aris saat rilis pemusnahan barang bukti dihalaman kantor Ditres Narkoba Polda Sultra, Kamis, (05/09/2019).

“Setelah kita mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada pengiriman narkoba dari Kota Kendari ke Kabupaten Muna, kemudian kita lakukan penindakan terhadap tersangka di jalan yang pada saat itu siap-siap untuk mengedarkan, setelah itu kita kembangkan, kita geledah di rumah maka kita dapakanlah jumlah barang bukti kurang lebih 854 gram ini,” lanjutnya.

AKBP. Aris mengatakan, sumber barang bukti yang berhasil diamankan tersebut merupakan jaringan edar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kendari.

“Sumber barang ini dia juga mendapatkan tempelan tetapi ini merupakan jaringan edar yang selama ini sudah begitu sistematis di wilayah Sultra ini, jaringan dari lapas sebagai mana pengakuan dari pada tersangka,” ungkapnya.

Sementara itu, tersangka ML (42) yang kesehariannya berprofesi sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) tersebut mengakui bahwa jaringan tersebut diperolehnya dari dalam Lapas Kendari. Ia mengatakan sudah lima kali membatu peredaran Shabu tersebut.

“Sudah lima kali dari bulan empat bulan lima kemarin, selalu ada yang datang ambil, sistim tempel begitu saja, saya Kenal jaringan ini di Rumah Tahanan (Rutan) tapi habis itu pernah lost contact dan kami komunikasi lagi lewat HP,” akunya.

Ratusan gram Ampetamine tersebut kemudian dihancurkan dengan cara dileburkan ke dalam air yang di blender selama kurang lebih satu menit, setelah melebur, Shabu tersebut kemudian dibakar dan ditimbun di lokasi pemusnahan.