Polda Jadi Terperiksa, Mabes Polri Tangani Langsung Kasus Penembakan Mahasiswa Kendari
Keterangan Gambar :

Polda Jadi Terperiksa, Mabes Polri Tangani Langsung Kasus Penembakan Mahasiswa Kendari

859 views
3

Kendari, Radarsultra.co.id – Kasus Penembakan Mahasiswa di Kota Kendari pada Kamis, 26 September 2019 lalu saat ini sedang ditangani langsung oleh Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri).

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ditemui usai menerima tuntutan ratusan pengunjuk rasa di Mapolda Sultra mengatakan, terkait penanganan kasus tersebut, Kapolri, Jendral Polisi Titto Karnavian sudah membentuk tim investigasi dengan melibatkan pucuk pimpinan strategis di tubuh Polri.

“Terkait penanganan kasus, pak Kapolri sudah membentuk satu tim investigasi yang diketuai langsung oleh bapak Irwasum Polri, dengan melibatkan dari Kabareskrim, Kabaintelkam, kemudian Bid Propam, dan melibatkan seluruh unsur elemen terkait,” kata Kapolda Sultra, Brigjen Pol. Drs. Merdisyam, M.Si, Rabu, (02/10/2019).

“Artinya, ada Investigasi secara internal yang menangani masalah prosedur yang dilakukan apakah sudah benar atau tidak,” lanjutnya.

Selain tim Investigasi, penanganan kasus tersebut juga diawasi oleh pengawas internal Polri dan pengawas eksternal seperti Ombudsman RI dan sejumlah elemen masyarakat.

Dalam penanganannya, Saat ini tim investigasi sudah mengirimkan beberapa barang temuan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pengamanan Unjuk Rasa (Unras) 26 September 2019 lalu berupa 3 (tiga) selongsong peluru dan 2 (dua) proyektil. Tidak hanya itu, Polda Sultra yang melakukan pengamanan saat terjadinya insiden berdarah tersebut juga menjadi objek terperiksa

“Kapasitas saya sebagai Kapolda Sultra dalam hal ini tentunya bagian dari objek terperiksa terkait dengan permasalahan ini. Jadi seluruh penanganan ini langsung ada di Mabes Polri, tentunya sejauh ini langkah-langkah yang sudah dilakukan seperti kita ketahui kemarin sudah dibentuk tim, kemudian sudah olah TKP, dan kemudian sudah melibatkan unsur pembuktian dengan uji balistik, untuk selanjutnya masih dalam proses dan tentunya kita tunggu saja hasilnya,” ungkap Kapolda.