Permudah Urusan Akta Kelahiran, Disdukcapil Kendari Jalin Kerjasama dengan Puskesmas Abeli
Keterangan Gambar : Penandatanganan kerjasama Disdukcapil Kota Kendari dengan Puskesmas Abeli dalam pelayanan Akta Kelahiran Two in One.

Permudah Urusan Akta Kelahiran, Disdukcapil Kendari Jalin Kerjasama dengan Puskesmas Abeli

13 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Guna mempermudah warga Kota Kendari dalam pengurusan akta kelahiran, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Kendari menandatangani kerjasama dengan Puskesmas Abeli

Kerjasama tersebut terkait pembuatan akta kelahiran dan pembuatan kartu keluarga anak yang baru lahir.

Kepala Dinas Dukcapil Kota Kendari Hj. Asni Bonea mengatakan, program kerjasama dengan nama pelayanan two in one tersebut dibuat untuk memudahkan warga dalam pembuatan akta kelahiran pasca melahirkan.

Namanya pelayanan two in one, Si ibu melahirkan kemudian pihak puskesmas yang sekaligus menguruskan akta kelahiran, jadi pada saat datang melahirkan diminta kelengkapannya, kartu keluarga, surat nikah asli dan foto copy untuk disandingkan dengan keterangan lahir dari puskesmas,” katanya dalam penandatangan kerjasama tersebut, Kamis, (23/07/2020).

Asni Bonea juga menjelaskan, sebagai tahap awal kerjasama digagas dengan Puskesmas Abeli dan kedepannya nanti akan dilakukan pada semua puskesmas, termasuk rumah sakit di Kota Kendari.

Pembuatan akta kelahiran bisa berlangsung sehari karena saat ini kertas yang digunakan hanya menggunakan kertas HVS 80 gr A4,” ujarnya.

Adapun prosedur dalam kerjasama pelayanan tersebut lanjutnya, Disdukcapil Kota Kendari menyediakan formulir pembuatan akta kelahiran di puskesmas dan setelah data dan persyaratan telah dilengkapi, pihak puskesmas tinggal menginformasikan ke Disdukcapil melalui pesan WhatsApp dan pembuatan akta dilakukan, kemudian setelah akta selesai dicetak, pihak Dukcapil menghubungi puskesmas untuk mengambil akta dengan syarat membawa dokumen fisik pasien yang dibuatkan akta.

Dengan begitu, setelah melahirkan, warga bisa mendapatkan dua dokumen kependudukan sekaligus, kartu keluarga berubah karena otomatis ada penambahan anggota keluarga dan akta kelahiran,” ungkapnya.