Pemohon SKCK Meningkat, Polda Sultra Sanggup Terbitkan Dalam Sehari
Keterangan Gambar : Pelayanan SKCK

Pemohon SKCK Meningkat, Polda Sultra Sanggup Terbitkan Dalam Sehari

43 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Jelang pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, jumlah pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolda Sultra terus meningkat.

Pelayanan SKCK di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT)

Untuk bisa melayani seluruh pemohon yang terus meningkat tiap harinya, Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan penambahan jumlah personil di gedung Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) tempat pembuatan SKCK.

“Kami dari Polda khususnya direktorat Intelkam melakukan langkah-langkah antisipasi, yang pertama kita menambah jumlah personil yang bertugas di tempat tersebut agar supaya berapapun besar masyarakat yang bermohon untuk pembuatan SKCK kita bisa layani, kita bisa layani dalam satu hari,” kata Direktur Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polda Sultra, Kombespol. Hartoyo saat ditemui di Mapolda Sultra, Senin, (11/11/2019).

“Jadi satu hari bisa kita terbitkan SKCK tersebut, jadi masyarakat tidak datang duakali untuk mengurus SKCK,” lanjutnya.

Sejak Oktober 2019 lalu, jumlah pemohon SKCK terus bertambah, dari jumlah pemohon maksimal 50 orang dalam sehari di hari-hari biasanya, kini jumlah pemohon telah mencapai ratusan orang dalam sehari.

Meski Lonjakan jumlah pemohon yang mencapai 100 persen dari hari biasanya, pihak Polda Sultra menjamin pembuatan SKCK di wilayah hukum Polda Sultra bersih dari praktek calo.

“Setiap hari ada laporan dari teman-teman di polres, dan kita sudah membuat petunjuk dan arahan terkait dengan bertambahnya jumlah pemohon SKCK tersebut,” ungkapnya.

“Sebaiknya setiap calon itu datang ke loket, karena di loket itu kita sudah sterilkan dari para calo. Di loket pelayanan SKCK itu ada prosedur, ada SOP yang kita laksanakan dan disitu juga ada pengawas teman-teman dari Propam yang melaksanakan tugasnya untuk mengawasi pelayanan yang kita laksanakan,” imbaunya.