Pemkot Kendari Serahkan Raperda Perubahan APBD 2021 DPRD Kota Kendari
Keterangan Gambar : Wali Kota Kendari H. Sullkarnain K menyrahkan Raperda APBD Perubahan 2021 Ke pada Ketua DPRD Kota Kendari H. Subhan ST. dalam rapat paripurna DPRD Kota Kendari

Pemkot Kendari Serahkan Raperda Perubahan APBD 2021 DPRD Kota Kendari

0
Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari menyerahkan dokumen Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggara Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun anggaran 2021. Penyerahannya dilaksanakan melalui Rapat Paripurna, di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari dan diserahkan langsung oleh Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K kepada Ketua DPRD Kota Kendari H. Sughan ST. Senin (30/8/2021).

Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K, dalam sidang Paripurna DPRD Terkait Penyerahan Raperda APBD Perubahan Kota Kendari Tahun 2021

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir dalam paparannya menjelaskan, APBD Perubahan Kota Kendari terdiri dari pendapatan sebelum perubahan sebesar Rp 1,514 triliun dirasionalisasi menjadi Rp 1,576 triliun pada perubahan anggaran. Sedangkan belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp 1,835 triliun dirasionalisasi menjadi Rp 2,049 triliun dan pembiayaan daerah sebesar Rp 101 serta penerimaan pinjaman daerah Rp 330 miliar sebelum perubahan dan setelah perubahan menjadi Rp 374 miliar.
“Yang diperuntukkan bagi pembangunan Rumah sakit umum daerah tipe D puskesmas Kandai, pembangunan jalan kembar kali Kadia jalan ZA Sugianto dan jalan HE Mokodompit,” jelas wali kota.

Wali Kota Kendari berharap anggaran perubahan ini bisa memberikan stimulus percepatan pembangunan dan perbaikan sosial ekonomi. Penyertaan modal daerah sebesar Rp 1,2 miliar menjadi Rp 3 miliar, serta pembayaran cicilan pokok pinjaman sebesar Rp 8,8 miliar.

Sementara itu tujuh fraksi di DPRD Kota Kendari menyetujui pembahasan APBD Perubahan Kota Kendari sesuai tahapan namun dengan sejumlah catatan, seperti yang disampaikan Fraksi Demokrasi Kebangkitan Indonesia (DKI) melalui juru bicaranya Noviana.

Menurutnya anggaran APBD tidak hanya menyediakan anggaran untuk penanganan COVID-19 namun juga tetap memperhatikan pembangunan infrastruktur seperti penanganan banjir yang masih terjadi disejumlah wilayah di musim penghujan saat ini.

Menjawab pertanyaan tersebut wali Kota Kendari mengaku untuk penanganan banjir saat ini pemerintah Kota Kendari telah membangun jaringan saluran drainase di 11 kecamatan sepanjang 29.644 meter.

“Alhamdulillah hampir semua titik genangan banjir telah tertangani dengan baik dan diharapkan dapat dituntaskan di tahun-tahun mendatang, Selian itu Pemerintah Kota Kendari bekerjasama dengan Dinas PUPR telah membangun kolam retensi untuk menangani banjir.” ucap wali kota.

 

About author