Pemkot Kendari Serahkan Bantuan Tunai Kepada Nelayan yang Terdampak PPKM
Keterangan Gambar : Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain K, saat menyerahkan bantuan kepda masyarakat yang terdampak pembarlakuan PPKM di Masa Pandemi Covid 19

Pemkot Kendari Serahkan Bantuan Tunai Kepada Nelayan yang Terdampak PPKM

0

Kendari, Radarsultra.co.id –  Pemerintah Kota (Pemkot) kendari, melalui Dinas Perikanan Kota Kendari menyerahkan bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai kepada 1178 nelayan itu yang terdampak dari pemberlakuan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di masa pandemi COVID-19.

Bantuan dalam bentuk Buku Tabungan Bank Sultra diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Kendari, H Sulkarnain Kadir,  bertempat di Kantor Camat Kendari Barat, Rabu. (4/08/2021).

Wali Kota Serahkan Perubahan KUA-PPAS APBD 2021 ke DPRD kota kendari

Sulkarnain mengatakan bantuan tunai yang diberikan tersebut sebesar Rp300 ribu bersumber dari APBD Kota Kendari yang disalurkan melalui Bank Sultra langsung ke rekening setiap nelayan penerima.

“Hari ini kita membatasi secara simbolis bantuan kepada 10 orang, mengingat situasi pandemi Covid ini masih harus kita waspadai di Kota Kendari. Namun, sebagai bentuk tanggungjawab dan keseriusan pemkot Kendari hari ini kami menyerahkan bantuan berupa uang tunai yang ditransfer ke rekening penerima,” katanya.

“Kami sadari bantuan ini tentu belum bisa menyelesaikan masalah kita, tetapi paling tidak inilah bentuk tanggungjawab yang bisa kita tunjukan dan bisa kami pertanggungjawabkan, kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat kita,” tambahnya. 

Lanjut Sulkarnain, bagi nelayan yang belum terdata sebagai penerima bantuan tunai ini kata dia, tetapi masuk dalam kriteria agar segera melapor ke kelurahan setempat.

“Saya minta tolong para lurah didata warganya jika memang memenuhi kriteria untuk menerima bantuan ini,” ucapnya.

Temui Para Pendemo, Wali Kota Kendari Akan Mengawal Aspirasi Mahasiswa

Sementara itu Kepala Dinas Perikanan Kota Kendari, Imran Ismail mengatakan, semua nelayan yang terdata sebagai penerima bantuan ini sebelumnya juga telah mendapatkannya pada tahun 2020 lalu.

“Bantuan yang diserahkan tersebut telah diterima secara utuh tanpa adanya pemotongan, bahkan masyarakat dapat melakukan penarikan dana bantuan diberikan kapan saja untuk dipergunakan,” kata imran.

Dia menambahkan, jika masih ada warga yang merasa berhak namun belum terdata harus memenuhi sejumlah persyaratan yaitu berdomisili dan memiliki KTP Kota Kendari, memiliki kartu pelaku usaha kelautan dan perikanan (KUSUKA) tidak memiliki kapal di atas tiga GT serta tidak terdata sebagai penerima bantuan sosial.

About author