Pemkot Kendari Antusias Kembangkan Padi Organik
Keterangan Gambar : Wali Kota Kendari H. Sulkarnain K saat melakukan panen padi organik di persawahan Amohalo kelurahan Bruga Kecamatan baruga Kota Kendari

Pemkot Kendari Antusias Kembangkan Padi Organik

0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerrintah Kota Kendari saat ini sedang sedang antusias mengembangkan benih padi organik di kawasan persawahan Amohalo terletak di kelurahan Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga seluas 450 hektare.

Wali Kota Kedari H. Sulkarnain K dalam kunjungannya mengatakan bahwa dengan mengembangkan padi Organik Owoha diharapkan nantinya menjadi komoditas unggulan pertanian Kota Kendari.

“Saat ini kita lagi fokus untuk mengembangkan padi atau beras organik, yaitu beras yang tidak mengandung zat kimia berbahaya. Penggunaan pestisida kimia dan pupuk kimia dalam budidaya padi organik diganti dengan pemakaian pestisida dan pupuk organik, sehingga pertanian organik tidak lagi mengandalkan pestisida kimia semata tetapi menggunakan pestisida hayati,” kata Wali Kota Kendari Sulkarnain, Senin. (30/8/2021)

“Pengembangan beras organik sangat penting agar hasil produksi petani memiliki ciri khas tersendiri dan menambah nilai jual hasil panen petani di Kawasan Amohalo Baruga. Selain dapat meningkatkan kesejahteraan petani, produksi beras owoha dapat mewujudkan ketahanan pangan,” tambahnya.

Korban Bencana Puting Beliung Terima Bantuan dari Wali Kota Kendari

Orang nomor satu di Kota Kendari ini juga megatakan areal tanam padi organik tersebut masih terbatas untuk lokasi di Amohalo, dan masih bisa dikembangkan lagi luasannya, baik itu di kawasan persawahan Amohalo maupun di kawasan Persawahan Labibia Kecamatan Mandonga Kota Kendari.

“Produktivitas padi organik Owoha ini bisa mencapai 4-5 ton gabah kering giling per hektare,” katanya.

Menurutnya, untuk mendukung produksi padi organik tersebut maka pihaknya melaui Dinas Pertanian dan Peternakan Kendari telah menyalurkan bantuan bibit, pupuk dan alsintan atau alat dan mesin pertanian
.
“Selain memberikan bantuan bibit, pupuk dan alsintan. Kami juga memberikan pendampingan melalui para tenaga penyuluh pertanian,” katanya.

About author