Pemkot Bersama Polres Kendari Gelar Razia Anjal, Pengemis dan Gelandangan
Keterangan Gambar : Kegiatan Razia Anjal, Pengemis dan Gelandangan di Kota Kendari

Pemkot Bersama Polres Kendari Gelar Razia Anjal, Pengemis dan Gelandangan

47 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari bersama Polres Kendari menggelar operasi gabungan raziah anak jalanan (anjal), pengemis, gelandangan dan pengamen di Kota Kendari.

Operasi tersebut berhasil menjaring puluhan orang yang terdiri dari 10 anjal dibawah 17 tahun, 29 pengemis dewasa dan 11 yang lanjut usia.

Kasat Binmas Polres Kendari, AKP Yusuf Muluk Tawang mengatakan, tujuan operasi ini dilakukan untuk penertiban karena makin maraknya anjal, pengemis dan gelandangan di Kota Kendari sesuai dengan peraturan daerah (Perda) no. 9 tahun 2014 tentang penertiban anak jalanan, gelandangan dan pengemis.

Ini sikap kepedulian kami dari Polres Kendari, dengan melaksanakan operasi ini, target sudah jelas di perda no. 9 termasuk anak jalanan, pengemis termasuk peminta sumbangan jika kategorinya sesuai perda no. 9, kita razia”, ujarnya usai briefing razia gabungan di Polres Kendari, Jumat, (13/03/2020).

Ditempat yang berbeda, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari, Indra Muhammad mengatakan, mereka yang terjaring razia gabungan ini akan di data diberikan pembinaan oleh Dinsos dan sementara ini akan ditampung di rumah singgah Dinsos Kota Kendari.

“Saat ini kita asesmen dulu, nanti hasilnya kita lihat, jika misalnya anak-anak yang terjaring merupakan anak usia wajib sekolah akan kita koordinasikan dengan Dinas Pendidikan, jika usia dewasa dan mampu bekerja akan kita arahkan ke Dinas Ketenagakerjaan untuk dibantu mendapatkan keterampilan kerja, begitu juga dengan kondisi lainnya akan kita sesuaikan” ujarnya.

Selain dari Polres dan Dinsos Kendari, operasi gabungan tersebut juga diikuti oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga serta Satuan Polisi Pamong Praja Kota Kendari dengan titik razia meliputi lampu merah, taman-taman kota, eks MTQ dan masjid-masjid.