Pembunuhan Sadis di Kabaena Utara

Pembunuhan Sadis di Kabaena Utara

1

Kendari, Radarsultra.co.id – Kedatangan korban inisial HI (30) di rumah si pelaku inisial DA (48) rupanya menjadi akhir dari perjalanan hidupnya. Tanpa berpikir panjang, pelaku DA nekat menghabisi nyawa HI (Korban) dengan menggunakan sebilah parang.

Peristiwa tersebut terjadi bukan tanpa alasan, tidak seperti tamu pada umumnya, korban yang tiba-tiba datang tengah malam di rumah pelaku rupanya dalam keadaan dibutakan oleh amarah hingga korban mengamuk di rumah pelaku dan sempat menganiaya anak tiri dari DA yang merupakan adik HI kandungnya sendiri.

Peristiwa tersebutpun sontak dilaporkan oleh anak DA karena dirinya telah dianiaya oleh HI kepada sang ayah yang sedang berada dirumah rekannya yang bernama Ardi.

Mendengar aduan sang anak, pelaku pun sempat naik pitam dan seketika meninggalkan rumah Ardi untuk menemui HI yang sedang membabi buta di rumahnya.

Setibanya di rumah, DA berteriak kepada korban HI dan mengatakan bahwa “terlalu kamu HI apa yang kamu mau saya ikutkan” tetapi korban HI diam saja.

Mendengar teriakan DA, korban pun keluar dari rumah melalui tangga depan dan di saat itulah pelaku DA mengambil sebilah parang yang berada di bawah kolong rumahnya.

Setibanya korban di bawah tangga, tanpa berpikir panjang, pelaku langsung mengayunkan parang yang di pegangnya ke arah korban secara berulang kali dan mengenai bagian punggung dan leher korban sehingga korban tersungkur dan jatuh ke tanah.

Setelah terjatuh pelaku langsung menggorok leher korban sehingga korban meninggal dunia di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Setelah kejadian tersebut, pelaku DA mendatangi rumah rekannya yang bernama Abdul Syukur dan meminta tolong untuk di antarkan ke Polsek Kabaena untuk menyerahkan diri dan mengakui perbuatannya.

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), AKBP. Harry Goldenhardt membenarkan hal tersebut.

“Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WITA yang bertempat di Desa Tedubara, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana telah terjadi pembunuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan korban HI meninggal dunia,” kata AKBP. Harry, Rabu, (25/4/2018).

Dari insiden tersebut, pihak Kepolisian telah menyita beberapa alat bukti berupa sebilah parang yang digunakan oleh pelaku, baju korban dan baju pelaku.

Saat ini pelaku dan barang bukti telah di amankan di Polres Bombana guna untuk proses lebih lanjut, dan karena perbuatannya pelaku dikenakan pasal 338 dan atau 351 ayat (3) tentang perbuatan penganiayaan hingga menyebabkan kematian.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun oleh awak media Radarsultra.co.id, Pelaku yang merupakan ayah tiri korban, dia membunuh karna kelakuan korban yang suka marah-marah dan sering memukul adiknya. HI juga diketahui sebagai seorang residivis yang baru keluar dari penjara. (B)

Your email address will not be published. Required fields are marked *