Pahami Polanya, Ujian SIM Dijamin Lancar Tanpa Hambatan
Keterangan Gambar :

Pahami Polanya, Ujian SIM Dijamin Lancar Tanpa Hambatan

162 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Surat Izin Mengemudi (SIM) adalah salah satu kelengkapan yang wajib dimiliki pengendara, bukan hanya untuk kebutuhan pada saat ada sweeping saja, SIM juga merupakan legalitas secara administrasi dan suatu pembuktian bahwa sang pengendara sudah layak mengemudi di jalan umum.

 

Data di lapangan saat ini masih banyak pengendara yang belum memiliki SIM, alasannya pun berbeda-beda mulai dari pengurusan yang dianggap berbelit-belit hingga uji teori maupun praktek yang dianggap sulit.

Menjawab opini sumbang tersebut, Bendahara Penerimaan SIM (Benma SIM) Kepolisian Resor (Polres) Kendari, Aiptu. Asdar Mangunrai,  mengatakan pengurusan SIM sangat simpel dan tidak berbelit-belit seperti anggapan beberapa oknum masyarakat.

“Memang sejak kami kendalikan disini (Polres Kendari), Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM ada beberapa yang saya ubah, saya ingin menghapus paradigma di masyarakat bahwa urus SIM itu susah yang sebenarnya tidak susah sepanjang persyaratan dan ketentuan itu terpenuhi semua, ikuti mekanisme, saya rasa tidak ada masalah,” kata Aiptu. Asdar saat dikonfirmasi Radarsultra.co.id, Selasa, (03/09/2019).

Demi menghapus image ketegangan pemohon SIM terhadap petugas Satpas SIM, Aiptu. Asdar dengan seizin Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kendari, AKBP. Jemi Junaedi kembali melakukan inovasi dari segi cara berpakaian.

“Sejak saya kendalikan disini, 2015 itu ada beberapa yang saya ubah, termasuk kami mengadakan pendekatan kepada pemohon SIM dari cara berpakaian, sebab ketika petugas berpakaian dinas terkadang ada kesan sungkan, tegang, bahkan mungkin takut yang akan berujung pada proses ujian pembuatan SIM yang tidak mulus. Makanya saya mengambil kebijakan dengan seizin pimpinan dalam hal ini pak Kapolres setiap hari Selasa dan Jumat itu teman-teman di Satpas Polres Kendari saya kasi pake baju preman, jadi ada baju khusus, itu untuk menghilangkan kesan ini demi untuk kelancarannya si pemohon itu sendiri,” ungkapnya.

Ruang uji teori

Bagi para pemohon SIM, Aiptu. Asdar mengatakan, hanya diwajibkan membawa selembar fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP), adapun persyaratan Surat Keterangan (Suket) berbadan sehat bisa langsung diurus di klinik Mapolres Kendari.

“Salah satu persyaratan untuk membuat SIM itu misalnya SIM C dia wajib memiliki E-KTP, jadi untuk umurnya itu otomatis wajib 17 tahun, kemudian dia memiliki Suket berbadan sehat, keterangan berbadan sehat ini bisa diambil dari klinik, rumah sakit, puskesmas, ataupun dimana saja asalkan legal dari kesehatan,” lanjutnya.

Untuk Item yang akan diujikan, Satpas SIM Polres Kendari memiliki dua materi ujian yaitu uji teori dan uji praktek. Uji teori yang diberikan akan dikerjakan selama kurang lebih 15 menit dengan soal ujian yang sangat mudah untuk dipahami bagi pengendara, baik yang sudah berpengalaman maupun pemula.

“Sepanjang pemohon sudah memiliki pengalaman berkendara, sudah tau masalah kendaraan dan rambu-rambu, saya rasa tidak ada masalah karena memang soal ujiannya juga tidak rumit dan sangat-sangat gampang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk item ujian praktek, Satpas SIM Polres Kendari akan memberikan 3 (tiga) item uji ketangkasan berkendara bagi pemohon SIM C.

“Ujian praktek juga sama, sesuai petunjuk dari Korlantas dalam hal ini pak Dir Lantas Polda Sultra bahwa kita di Kendari ada beberapa Item untuk ujiannya, yang pertama leter U, kemudian ada yang lintasan angka 8 (delapan), kemudian ada juga uji ketangkasan zig-zag,” jelasnya

“Disini memang sepanjang pemohonnya tidak tegang, tidak merasa takut, tidak merasa angkuh, semua akan berjalan lancar, karena angkuh juga bisa membuat pemohon itu gagal karena dia terlalu percaya diri yang akan berujung pada kesalahan saat ujian praktek,” pungkasnya.