Nelayan Paru Baya Hilang di Perairan Lasusua
Keterangan Gambar :

Nelayan Paru Baya Hilang di Perairan Lasusua

65 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Seorang nelayan paru baya, Rustam (60) dikabarkan hilang di perairan Lasusua, Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) pada tanggal 26 Juni 2019. Belum diketahui pasti penyebab hilangnya korban, namun masyarakat setempat menemukan perahu korban berada kurang lebih berjarak 2 mil dari garis pantai dan dalam keadaan mesin masih menyala.

Tim dari rescue pos SAR Kolaka diberangkatkan dengan menggunakan truck personil membawa satu buah rubber boat beserta alat pendukung keselamatan lengkap lainnya untuk memberikan bantuan SAR terhadap korban

Humas Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kendari, Wahyudi mengatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari Salah satu keluarga korban, Supardi, korban diketahui meninggalkan rumahnya sekitar pukul 16.00 WITA, Rabu, (26/06/2019) untuk melaut di Lambai, Kelurahan Pitulua, Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara.

“Laporannya kita terima pada pukul 21.40 WITA, berdasarkan laporan tersebut, pada pukul 21.50 wita tim dari rescue pos SAR Kolaka diberangkatkan dengan menggunakan truck personil membawa satu buah rubber boat beserta alat pendukung keselamatan lengkap lainnya untuk memberikan bantuan SAR,” ungkap Wahyudi, Kamis, (26/06/2019).

Setelah kurang lebih 3 (tiga) setengah jam menempuh perjalanan, tim rescue Pos SAR Kolaka akhirnya tiba di Tempat Kejadian Musibah (TKM) pada pukul 00.30 WITA dini hari, Kamis, (27/06/2019).

“Setibanya di TKM, tim rescue Pos SAR Kolaka berkoordinasi dengan instansi terkait dan selanjutnya melakukan penyisiran di sekitar pantai hingga pukul 02.00 WITA. Pada pukul 06.00 WITA tim rescue Pos SAR Kolaka bersama unsur terkait kembali melanjutkan pencarian terhadap satu org nelayan tersebut,” lanjutnya.

Untuk diketahui, pencarian terhadap nelayan yang hilang tersebut melibatkan beberapa unsur yaitu Pos TNI AL Kolut, Polres Kolut, Polsek Ranteangin, Babinsa Lambai dan Masyarakat nelayan.

Dan hingga berita ini diterbitkan, korban belum juga ditemukan