Musrenbang Kota Kendari Fokus Lima Isu Strategis
Keterangan Gambar :

Musrenbang Kota Kendari Fokus Lima Isu Strategis

479 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kota Kendari fokus pada isu-isu strategis yakni pertama pembangunan infrastruktur kota, kedua membangun kota berbasis IT, ketiga pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, keempat pengentasan kemiskinan dan kelima penataan lingkungan dan pengelolaan sampah.

Menurut Askar, poin-poin tersebut menjadi inti yang dibahas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Kendari, saat membawakan materi pada Musrenbang Kota Kendari di salah satu hotel di Kota Kendari, Kamis (6/4/2017).

“Ada lima isu yang menjadi fokus pada Musrenbang Kota Kendari, pertama pembangunan infrastruktur di Kota Kendari dalam hal mendukung pemerataan pembangunan antar wilayah secara bertahap sehingga semua masyarakat dapat merasakan manfaatnya, kedua pembangunan kota berbasis IT karena kita harus mengikuti perkembangan teknologi yang semakin canggih dan mengaplikasikan dalam sistem pemerintahan menjadi e-government sehingga semuanya menjadi transparan, dapat diakses oleh masyarakat,” ungkap Askar.

Ketiga, sambung dia, pembangunan SDM, sebab tantangan kita ke depan menyangkut SDM. Karena sebagus apapun kita membangun kota, kalau warga yang berkualitas tidak diberi kesempatan, tidak ada guna.

“Untuk itu, kami juga konsentrasi pada kualitas SDM dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, keempat pengentasan kemiskinan yang selalu tolak ukur dalam indeks pembangunan manusia, dan isu kelima penataan lingkungan dan pengolahan sampah harus terus ditingkatkan dan dipelihara,” urainya.

Dikatakan upaya peningkatan dan pemeliharaan sampah telah dilakukan selama ini terbukti dengan prestasi yang telah diraih Kota Kendari meraih penghargaan tertinggi adipura kencana.

Pada acara Musrenbang Kota Kendari tahun 2017 mengangkat tema mendorong pembangunan infrastruktur untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi Kota Kendari menuju kota layak huni. Anggaran perencanaan pembangunan tahun 2018 mencapai Rp 2 Triliun sementara APBD kota sekitar Rp 1,2 Triliun, sehingga akan dilakukan pemangkasan anggaran.

“Anggaran perencanaan pembangunan tahun 2018 mencapai Rp 2 triliun sedangkan APBD kota Kendari saat ini masih sekitar Rp 1,2 triliun, masih kurang Rp 600 juta sehingga akan dilakukan pemangkasan anggaran seperti musrenbang tingkat kelurahan tidak lagi difasilitasi oleh Bappeda,” jelasnya.

Acara Musrenbang Kota Kendari dibuka oleh Walikota Kendari, Asrun, turut hadir pula Wakil Walikota Kendari, Musadar Mappasomba, kemudian dilanjutkan sambutan kepala Bappeda Provinsi Sultra, Nasir Andi Baso, kemudian hadir pula Wakapolres Kota Kendari, Kompol Fachrony sebagai pemateri dari Kepolisian dan Kepala pidana khusus, Tajudin sebagai pemateri dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari dan dihadiri jajaran Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkot Kendari, praktisi, delegasi kecamatan, serta perwakilan dari Lembaga. (**)

About author

andi nur aisyah

My nickname icha, i was born on October 21, 1990