Minggu Kedua Sholat Subuh Berjamaah Mulai Berkurang
Keterangan Gambar :

Minggu Kedua Sholat Subuh Berjamaah Mulai Berkurang

142 views
0

Kendari-Radarsultra.co.id :Dalam rangka menunaikan solat subuh berjamaah yang telah ditetapkan oleh Gubernur Sultra, Nur Alam yang pada hari ini masuk dalam minggu kedua mengalami penurunan pada jamaah yang hadir kalau dibanding dengan minggu pertama.

Hal ini disampaikan oleh Gubernur Sultra, Nur Alam, kepada seluruh jamaah yang merupakan para pimpinan pejabat dan staf Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Sultra, saat memberikan sambutan pada saat sholat subuh berjaamah minggu kedua ini, Jumat (20/1/2017)

“Saya mengevaluasi minggu ini sedikit mengalami penurunan, dibanding minggu lalu, mungkin karena pengaruh cuaca tapikan kita sholat didalam buka diluar ruangan,” ungkap Nur Alam.

Keputusan untuk melakukan sholat subuh secara berjamaah ini telah ditetapkan dalam Surat Edaran Nomor 450.11/74 perihal penunaian ibadah salat subuh berjamaah yang ditandatangani Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra Lukman Abunawas yang mana bagi PNS lingkup Sultra tidak mentaati peraturan tersebut maka akan disangki dengan diberlakukannya pemotongan TPP selama satu minggu.

“Sekarang TPP-nya kita potong satu minggu atau satu kali kita potong. Jadi saya himbau seluruh kepala dinas untuk mengabsen stafnya dan serahkan ke saya, nanti saya sendiri yang akan mengevaluasi setiap minggunya,” tegas Nur Alam.

Gubernur Sultra ini juga menegaskan bahwa dirinya telah mengambil risiko untuk menetapkan aturan ini dengan akan terus menghadiri sholat subuh berjamaah tersebut. Ia juga berharap seluruh pegawai sudah berada di lokasi sebab banyak hal yang akan dirinya sampaikan, meskipun sifatnya informal maupun non formal.

“Saya juga bersama pak Wagub dan Sekda akan selalu hardir, kalau apel belum tentu saya bisa hadir terus, jadi saya harap yang lain juga begitu,” kata Nur Alam.

“Saya juga tidak menyuruh anda datang ke sini untuk cat trotoar dan menyapu jalan pagi hari, tapi saya ajak kita untuk shalat berjamaah,” lanjutnya.

Nur Alam juga mengarahkan Satpol PP untuk melakukan pengawasan dan absen pegawai untuk pelaksanaan shalat Jumat berjamaah di Masjid Agung Kendari. Sebab Nur Alam memaketkan kebijakan ini mulai dari salat Subuh dan Jumat dilakukan secara berjamaah. (C )

About author