Merawat Keutuhan Bangsa, Hugua Tanamkan Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan Bagi Kaum Milenial
Keterangan Gambar : Ir. HUGUA

Merawat Keutuhan Bangsa, Hugua Tanamkan Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan Bagi Kaum Milenial

158 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Sebagai bangsa yang memiliki suku, budaya, bahasa dan agama yang beragam, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sampai saat ini masih tetap kokoh berdiri dengan berlandaskan pada 4 (empat) pilar kebangsaan yang membuat seluruh rakyat Indonesia merasa aman, nyaman, sejahtera, tentram dan terhindar dari berbagai pengaruh yang mengancam keutuhan bangsa.

Merawat Keutuhan Bangsa, Hugua Tanamkan Nilai-nilai Empat Pilar Kebangsaan Bagi Kaum Milenial

Empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Undang-undang Dasar 1945 (UUD 1945), NKRI dan Bhineka Tunggal Ika. Seiring berjalannya waktu, Empat pilar tersebut mulai terkikis sedikit demi sedikit di era globalisasi ini, dimana setiap orang bebas berekspresi dan mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia.

Untuk terus menjaga keutuhan bangsa, Ir. Hugua bersama MPR RI kembali menanamkan nilai-nilai 4 pilar kebangsaan sebagai pedoman bagi kaum Milenial di Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam berbangsa dan bernegara.

“Baru saja negara kt ini mengalami guncangan yang antara lain radikalisme, intoleransi, hoax, dan akibat daripada pemilu serentak kemarin juga terjadi keterbelahan para pendukung yang intinya sebetulnya mengarah kepada disintegritas bangsa,” kata Hugua, saat ditemui usai menggelar Talkshow 4 Pilar Kebangsaan di Kota Kendari, Sabtu, (30/11/2019).

Menurutnya, tanpa disadari pengaruh globalisasi telah mempengaruhi keadaan dalam negeri, setiap usaha bangsa-bangsa di dunia untuk mempertinggi pertumbuhan ekonomi selalu melahirkan kesenjangan, dan akibat dari kesenjangan ini, selalu menimbulkan benturan-benturan antar pihak, antar suku, antar agama, antar bangsa dan lain sebagainya.

“Oleh karenanya maka Indonesia memang dari situasi itu kita harus perkuat 4 konsensus dasar pilar negara ini, karena kita paham negara Indonesia dibentuk dari kesepakatan dari kerajaan-kerajaan sebelum sumpah pemuda yang saling perang antar satu dengan yang lain,” jelasnya.

Hugua menjelaskan, pada dasarnya, Indonesia adalah suatu keberagaman yang disatukan oleh 4 empat pilar kebangsaan, dan sampai sekarang Indonesia masih tetap eksis karena kekuatan dasar negara tersebut.

“Kita berikan doktrin kaum milenial bahwa masa depan bangsa ada ditangan kalian, maka dari itu harus jadi pemimpin yang berdasarkan pada nilai-nilai 4 konsesus dasar,” ungkapnya.