Menambang Tanah Uruk Tanpa IUP, Polda Sultra Tindak Tegas PT. OSS
Keterangan Gambar :

Menambang Tanah Uruk Tanpa IUP, Polda Sultra Tindak Tegas PT. OSS

79 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) yang didampingi tim Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menindak tegas PT. Obsidian Stainless Steel (OSS) yang diduga menambang tanah Uruk tanpa mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Hal tersebut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Sultra, AKBP. Harry Goldenhardt. Dikatakannya, penindakan tersebut dilakukan setelah melalui proses penyelidikan oleh tim Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sultra.

“Benar bahwa pada hari Jumat tanggal 28 Juni 2019 sekitar jam 10.30 WITA tim penyidik Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditkrimsus Polda Sultra dipimpin langsung oleh Dirkrimsus Polda Sultra yang didampingi tim Bareskrim Polri telah melakukan penindakan terhadap kegiatan penambangan Tanah Uruk Tanpa IUP,” kata AKBP. Harry Goldenhardt, Jumat, (28/06/2019).

Selain tidak memiliki IUP, PT. OSS juga diduga menambang di dalam kawasan hutan Desa Tanggobu, Kecamatan Morosi, Kabupaten Konawe tanpa memiliki Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan (IPPKH).

“Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada pada lokasi kawasan hutan produksi tanpa IPPKH, hal ini telah melanggar Pasal 89 ayat (2) huruf a, b, Undang-undang (UU) No.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan dan belum memiliki IUP melanggar pasal 158 UU nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan minerba,” ungkapnya

Dari hasil penindakan, pihak Polda Sultra mengamankan berbagai alat berat di lokasi tambang PT.OSS seperti 81 unit Dump Truck, 33 Excavator, 2 Loader dan1 Buldoser

“Jadi totalnya 117 Alat Berat yang disita,” lanjutnya.

Sementara itu, rencana penindakan lebih lanjut terhadap PT. OSS, Polda Sultra akan melakukan koordinasi ahli, Gelar perkara, Membuat Laporan Polisi (LP) dan Proses sidik.