Mahasiswa Perguruan Tinggi di Kendari Terlibat Pencurian Motor
Keterangan Gambar :

Mahasiswa Perguruan Tinggi di Kendari Terlibat Pencurian Motor

Editors choice
426 views
0

Kendari, Radarsultra.co.id-Sindikat pelaku pencurian motor (curanmor) di Kota Kendari berhasil diungkap oleh Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra), Rabu (19/04/17). Sindikat curanmor tersebut kerap melakukan aksinya beberapa daerah di Kota Kendari termasuk di sekitaran kampus Baru, Anduonohu, Kota Kendari.

Bukan hanya itu, sindikat curanmor tersebut juga telah melakukan aksinya sampai ke luar Kota Kendari seperti Kabupaten Konawe.

Setelah dilakukan investigasi intensif terhadap para pelaku oleh pihak Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra), diketahui bahwa dalam komplotan sindikat curanmor tersebut terdapat seorang mahasiswa aktif di salah satu universitas di Kota Kendari yang telah menjalankan aksinya sejak Januari hingga Maret 2017.

Wakil Direktur Reskrim Polda Sultra, AKBP Ilham Samparona, SIK terhadap awak media mengatakan bahwa sindikat curanmor ini beraksi dengan menentukan targetnya terlebih dahulu.

“Sebelum beraksi, jadi mereka ini ngumpul di kos dulu untuk menentukan lokasi sasaran,” kata AKBP Ilham. (19/04/17).

Berdasarkan Keterangan yang dihimpun dari para tersangka, dalam melakukan aksinya sindikat curanmor tersebut kerap menerima pesanan motor dari calon pembeli dan aksi curanmor tersebut dilakukan sesuai pesanan dari si calon pembeli.

Kos-kosan dan kendaraan yang terparkir bebas di kawasan terbuka pun menjadi sasaran empuk bagi para tersangka curanmor tersebut.

Harga yang ditawarkan oleh para tersangka kepada para calon pembeli bervariasi mulai dari Rp 3 juta hingga Rp 7 juta rupiah tergantung dari jenis kendaraannya.

Berkaitan dengan maraknya aksi curanmor di wilayah Polda Sultra, Kabid Humas Polda Sultra AKBP Sunarto menghimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada saat memarkir kendaraannya.

“Dari kasus ini rata-rata pencuri mengambil motor yang sedang parkir dan mudah untuk dicongkel. Jadi kita harap agar seluruh masyarakat bisa menambah pengaman motor yang dimilikinya,” ungkap Sunarto siang tadi di Polda Sultra.

Dalam triwulan pertama 2017, Polda Sultra dan jajaran telah membekuk 31 tersangka curanmor dengan mengamankan barang bukti 42 unit sepeda motor. Atas Tindakan kriminalnya Para tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara. (A )