Lima Hari Bertahan di Zona Putih Covid-19, Buton Utara Seketika Jadi Zona Merah
Keterangan Gambar : Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Kabupaten Butur, dr.Muh.Ali Badar

Lima Hari Bertahan di Zona Putih Covid-19, Buton Utara Seketika Jadi Zona Merah

175 views
0

Butur, Radarsultra.co.id. – Dengan terkonfirmasinya 1 (satu) kasus Positif Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Kabupaten Buton Utara (Butur) yang sempat bertahan di zona putih seketika menjadi zona merah Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTC-19) Kabupaten Butur, dr.Muh.Ali Badar menjelaskan sebelumnya pihak Rumah Sakit Umum Daerah RSUD Butur melakukan pengambilan sampel SWAB tes pada 29 Mei 2020 lalu, dengan total 25 sampel.

Hingga saat ini, hasil pemeriksaan yang keluar yaitu sejumlah 21 sampel dengan keterangan 20 Sampel Negatif, dan 1 sampel dinyatakan positif Covid-19, sementara 4 sampel lainnya menunggu.

InshaAllah dalam beberapa waktu dekat ini akan keluar, mungkin satu dua hari ini,”kata dr.Ali di media center Covid-19 Butur, Rabu (10/6/2020).

Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut diketahui berinisial A (24), dengan wilayah kerja Kecamatan Wakorumba Utara (Wakorut), dari kluster Kapal Dorolonda.

Pasien ini sementara di jemput petugas Puskesmas Wakorut untuk di isolasi mandiri di RSUD Butur,” ungkapnya.

Sementara itu untuk total kluster Dorolonda dari Buton Utara, dr.Ali membeberkan yaitu sebanyak 6 (enam) orang dengan keterangan 2 (dua) orang hanya melintas di Butur dan 4 (empat) orang warga asli Butur.

Untuk saat ini GTC-19 Butur sudah melakukan pengambilan sampel SWAB tes terhadap 2 (dua) orang dari total 4 (empat) orang kluster Dorolonda yang berstatus warga asli kabupaten Butur, sementara 2 (dua) orang lainnya yang diketahui masih di dalam wilayah kerja Puskesmas Waode Buri dan Wakorumba Utara enggan untuk melakukan SWAB tes.

Dua orang itu tidak datang di swab, petugas sudah berusaha, tapi 2 orang ini yang tidak mau di swab, sesuai laporan satgas covid-19 wilayah setempat mereka melarikan diri,” tuturnya.

Dengan terkonfirmasinya kasus positif Covid-19 pertama di Kabupaten Butur, dr.Ali mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan mengikuti imbauan pemerintah, selalu menggunakan masker apabila harus beraktivitas diluar rumah, cuci tangan, pakai sabun dan air mengalir, serta jaga jarak.

“Semoga mampu memberikan penjelasan yang sejelas-jelasnya kepada seluruh masyarakat Buton Utara,” tukasnya.